“Tol itu, sekarang tahap 1 sudah selesai dan akan terus dikejar Pak Presiden. Itu jalan tol harus jadi sampai ke Pelabuhan Ratu dan juga nanti ke Cianjur sehingga betul-betul daerah ini menjadi kawasan yang bagus,” katanya.
Namun meski demikian, dirinya meminta segala pembangunan selalu ramah lingkungan, seperti wisata alam Situ Gunung ini harus dijaga dengan baik dari segala pembangunannya. Jangan sampai, pembangunannya merusak kawasan yang sudah ditetapkan sebagai kawasan hijau. Selain itu dirinya juga meminta kepada pera pengelola wisata, untuk memperhatikan tentang bahaya sampah.
“Jangan anggap main-main soal sampah. Sampah itu sudah menjadi ancaman dunia, bukan lagi di Indonesia saja, tapi bahasannya sudah di PBB. Jadi jangan lagi menggangap sepele soal sampah ini,” tegasnya.
Lebih lanjut orang yang juga pernah menjabat Kepala Staf Kepresidenan Indonesia ini menjelaskan, KLH dan dinas terkait harus bersama-sama menjaga lingkungan sekitar. Jangan sampai hutan lindung yang ada di Indonesia rusak. “Kudu (wajib. red) diperlihara dengan bersama-sama. Kita harus bersahabat dengan alam,” cetus Luhut.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyambut dan menantikan realisasi pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. “Pembangunan infrastruktur di wilayah kami jelas-jelas sangat membantu dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Apalagi nanti apabila jalan tol tahap 3 selesai, tentunya ini akan mengurangi kemacetan parah yang kerap kali dialami masyarakat yang dampaknya tentu akan meningkatkan pula kunjungan wisata ke wilayah Sukabumi,” katanya.
Bahkan, orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi ini sudah berkomunikasi dengan Kota Sukabumi untuk menjadikan Sukabumi menjadi ‘Bali Baru’ salah satunya adalah mempersiapkan infrastruktur yang mantap.
“Kalau wisata terus menerus di alam, akan ada kejenuhan. Makanya saya berkomunikasi dengan daerah Kota Sukabumi untuk menyediakan kuliner dan hotelnya. Maka bisa disebutlah dengan Sukabumi Raya ini bisa diharapkan didorong menjadi ‘Bali Baru’,” harapnya.
Dirinya merencakan Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi seperti daerah Bali yang tertata dan terkonsep dengan rapih. Dimana, didaerah Badung Bali yang menciptakan hotel dan daerah sekitar badung lainnya menunjang sarana perhotelan. Hal itu seperti bagus dicontoh untuk di Sukabumi.






