Kapolsek Tegalbuleud, AKP Koswara mengatakan, setelah mendapatkan laporan, sejumlah anggota langsung bergegas menuju lokasi untuk melakukan olah tempak kejadian perkara (TKP) dan mengevaksuasi jenazah. “Selain itu, kami juga melakukan pengumpulan barang bukti dan sejumlah saksi.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban ditemukan tewas diduga karena terpeleset ke dalam sumur milik Pak Rahmad,” jelasnya.
Saat korban dievakuasi, sambung Koswara, pihak kepolisian tidak menemukan identitas korban dan pria tersebut hanya menggunakan celana pendek dan kaos hitam. “Saat ditemukan kondisi tubuhnya sudah membengkak dan membusuk, besar kemungkinan korban tewas sudah ada sekitar dua hari lalu,” ujarnya.
Ia memprediksi, pria itu berumur sekitar 50 tahun ini dan diduga kuat merupakan orang dengan gangguan jiwa. Pasalnya, ketika sejumlah anggota Polsek Tegalbuleud melakukan olah TKP dan mencari keterangan dari sejumlah saksi, pihaknya mendapatkan informasi dari warga, korban pada beberapa hari yang lalu, sering terlihat mondar mandir di kampung tersebut.
“Kuat dugaan korban merupakan orang terlantar dan warga juga tidak mengetahui identitasnya. Untuk itu, kami menduga korban ini, merupakan orang gila dan meninggal karena terpeleset ke dalam sumur. Pada tubuh korban kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
Untuk itu, atas kesepakatan bersama korban langsung dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang lokasinya berada di Kampung Panaruban, RT 5/1, Desa Tegalbuleud, sekitar pukul 12.45 WIB,” pungkasnya. (cr13/d)





