BERITA UTAMAISTANAKABUPATEN SUKABUMI

Warga Sukabumi ‘Disihir’ Chopper Jokowi

SUKABUMI – Ribuan warga Bantar Gadung, Kabupaten Sukabumi mendadak turun ke jalan, kemarin(8/4). Mereka menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membawa motor Chopperland warna emas, dengan Nomor Polisi B 6366 ZJV. Seperti biasanya, tampilan Jokowi nyentrik.

Layaknya anak muda, dalam kunjungan kerjanya ke Palabuhanratu, suami Iriana ini mengenakan jaket jeans ala Dilan 1990 (Karya film Pidi Baiq,red), dipadukan dengan celana jeans dan sepatu kets. Tampilannya mampu menyedot perhatian masyarakat.

Jaket jeans Jokowi cukup mencolok. Karena ada gambar peta Indonesia berwarna merah dan putih di bagian depan. Sementara di bagian belakang jaket yang berwarna biru muda itu juga ada tulisan besar “Indonesia” bermotif batik.

Selain itu, di lengan jaketnya juga ada tulisan “Indonesia” berwarna hitam. Perlengkapan keselamatan pun sudah dipakai Jokowi. Mulai dari helm hingga sarung tangan. Helmnya pun tak kalah keren, karena ada logo bendera merah putih di sampingnya.

Jika diperhatikan secara detail, di bagian dada jaket ada motif merah yang memanjang. Itu adalah motif peta Indonesia. Kemudian di lengan kanannya, ada tulisan “Indonesia” dengan huruf kapital berwarna hitam yang diujungnya dihiasi merah-putih, warna bendera Indonesia dengan latar merah putih, bermotif Indonesia seperti batik hingga topeng Bali.

Tak ayal, penampilan orang nomor satu di Indonesia tersebut jadi sorotan masyarakat yang melihat Jokowi melintasi jalanan Bantar Gadung, Palabuhanratu.

“Pagi ini saya bersama kawan-kawan saya akan melintasi sejauh 30 Km. Nanti sampai ke Pantai Palabuhanratu,”kata Jokowi sebelum melakukan perjalanan menuju Desa Pasir Suren dan Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu.

Dengan mengenakan jaket, helm serta kaos tangan lengkap, mantan Walikota Solo menunjukkan beberapa kelengkapan surat-surat kepada sejumlah wartawan yang ikut pada kegiatan ini.

“Sen juga komplit, semuanya agar tahu. SIM (Surat Izin Mengemudi) ada, kemudian BPKB ada. Apalagi yang kurang, ooh helm Ya sebentar lagi dipakai, pokoknya ada semualah,”cetusnya kepada awak media.
Menurutnya, kalau mencoba Chopper di Istana Bogor, tak lengkap juga tidak apa-apa. Asalkan ketika turun dijalanan harus lengkap.

Berdasarkan pantauan radarsukabumi, sebelum bergegas Jokowi dibantu ajudan paspampres memasangkan helm hitam. Diketahui Jokowi akan melakukan perjalanan sepanjang 30 Km ke Palabuhanratu.

Jokowi pun mampir kedua desa, untuk meninjau kegiatan padat karya. Beberapa menteri dan ajudan terlihat ikut menggunakan motor tersebut. Mulai dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang ikut naik motor.

“Ini sebetulnya kita lagi ngecek, ini kan hari Minggu. Setelah tadi urusan gizi untuk anak, kita akan datang ke dua desa nanti untuk meninjau padat karya tunai. Biasanya pakai mobil, ini separuh jalan nyoba sepeda motor,”terangnya.

Di Desa Pasirsuren, iring-iringan orang nomor satu di negeri ini dalam rangka mengecek proyek irigasi padat karya yang dikerjakan Kementerian PUPR. Sedangkan di Desa Citarik, rombongan meninjau lokasi padat Karya Kementerian Desa PDT yakni proyek pembangunan tembok penahan tanah.

Di sepanjang jalan yang jaraknya sekitat 30 Km, dirinya diiringi para menteri yang menggunakan motor Chopper, Club Motor Chopper dan trail. Pengawalan ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), patwal dan protokoler pun tetap dilakukan.

Tak berlangsung lama, setelah melakukan pengecekan pembangunan drainase padat karya program Menteri PUPR, rombongan presiden langsung melaju ke Desa Citarik. Yang paling menarik, jalan di Kampung Gobang Desa Pasirsuren dan jalan ke pembangunan Embung Desa Citarik mulus, sehari sebelum dilalui presiden. Padahal, jalan tersebut sebelumnya nyaris mirip sungai kering yang penuh dengan bebatuan.

Di Desa Citarik, Jokowi mengecek pembangunan embung yang sedang berjalan. Tak ketinggalan, di tempat-tempat yang dikunjunginya itu, Jokowi yang diwakili Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo secara simbolis membagikan paket sembako murah seharga Rp 50 ribu kepada warga dan penyerahan mesin EDC untuk Agen BRIlink. Pembagian sebanyak 3000 paket sembako itu merupakan sinergi antara Kemendes PDTT bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Cabang Cibadak yang dipimpin oleh Pinca dari BRI Cibadak, Harminto.

Dengan adanya kegiatan padat tersebut, anggota paspampres harus bekerja ekstra untuk memastikan keselamatan dan keamanan orang nomor satu di Indonesia itu. Sejumlah anggota paspampres yang mengenakan pakaian serba hitam dan juga kaca mata hitam itu berlarian mengejar laju sepeda motor Jokowi yang melintasi kerumunan warga.

Masyarakat rela panas-panasaan di pinggir jalan, demi melihat Jokowi melintas mengendarai sepeda motor. Mereka ada yang membawa handphone agar dapat mengabadikan momen kedatangan Jokowi. Bahkan sebelum Jokowi terlihat pun, ada beberapa warga yang nekad hendak memotret dari tengah jalan. Para anggota paspampres menjaga agar warga yang berkerumun, tak terlalu mendekat ke sepeda motor yang dikendarai Jokowi dan rombongan.

Sebelum melintas, terlebih dahulu ada mobil bak militer yang berisi petugas keamanan dan juga fotografer yang siap memotret keseruan Jokowi mengendarai Chopper. Dalam touring bersama bikers ini, Jokowi memang melewati jalan sempit yang dipadati pemukiman warga.

Selain didampingi bikers, Jokowi juga ditemani Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya, serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan unsur Muspida Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sukabumi. (hnd/ryl)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button