BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Warga Cipicung Masih Sulit Air Bersih

GUNUNGGURUH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Cipicung, RT 1/2, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Sabtu(5/10). Bantuan ini diberikan mengingat warga di wilayah itu mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.

“Kami sudah mendistribusikan satu tangki air yang mengangkut 8.000 liter air bersih untuk warga Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh,” jelas Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Gunungguruh, Ade Suparman kepada Radar Sukabumi, Sabtu (5/10).

Bantuan air bersih ini, sambung Ade, diharapkan dapat membantu dan meringankan kebutuhan 234 warga di Kampung Cipicung, Desa Cibolang dari 112 Kepala Keluarga (KK) yang mengalami krisis air bersih. “Semoga dengan adanya bantuan air bersih ini, dapat membantu warga. Sehingga mereka tidak kelimpungan mencari dan mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Kepala Desa Cibolang, Pepen Supendi mengatakan, musim kemarau tahun ini menyebabkan sumber air yang selama ini digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari sekarang kondisinya kering. “Hampir seluruh kedusunan yang ada di wilayah Desa Cibolang mengalami krisis air bersih,” jelasnya.

Untuk mendapatkan air bersih, sambung Pepen, saat ini sebagian warga mengandalkan bantuan air bersih dari salah satu perusahaan yang ada di wilayah tersebut. “Berdasarkan survei petugas dilapangan, di Desa Cibolang ini terdapat 519 KK dari 1.625 jiwa yang mengalami krisis air bersih,” bebernya.

Warga setempat, Rois (45) mengatakan, sejak musim kemarau ia dan warga lainnya kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk mendapatkan air, warga memanfaatkan mata air bersih dari perbukitan yang lokasinya cukup jauh dari pemukiman.

“Alhamdululliah ada bantuan air bersih dari pemerintah. Mudah-mudahan bantuan ini dilakukan secara berkesinambungan,” jelasnya.

Setiap musim kemarau, lanjut Rois, wilayah Kampung Cipicung selalu mengalami krisis air bersih. Hal ini terjadi lantaran daerah itu merupakan wilayah perbukitan. “Kami sudah tiga bulan lebih mengalami krisis air bersih. Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu,” pungkasnya. (Den/d)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button