SUKABUMI — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, berupaya memperkuat keselamatan transportasi publik sekaligus meningkatkan konektivitas wilayah. Misalnya saja, perpanjangan layanan KRL Commuter Line dari Jakarta hingga masuk ke Kota Sukabumi.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, saat ini Pemkot Sukabumi melakukan peninjauan hasil pembangunan pos penjagaan perlintasan kereta api sekaligus persiapan penyambutan Kereta Wisata Jaka Lalana. Terlebih, kehadiran KRL hingga Sukabumi akan menjadi solusi strategis bagi mobilitas masyarakat, khususnya warga yang bekerja dan beraktivitas di Jakarta.
“Kita dorong PT KAI supaya layanan KRL dari Jakarta bisa masuk ke Bogor hingga Kota Sukabumi. Inisiatif ini dari pemerintah kota agar jalur ganda dan KRL benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sukabumi,” kata Ayep usai meresmikan Pos Jaga Perlintasan Sebidang JPL 56 Km 58+540, Jalan Amubawa Sasana, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Senin (22/12).
Selain mendorong konektivitas, Ayep menekankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Pemkot Sukabumi melalui Dinas Perhubungan telah merealisasikan pembangunan empat pos penjagaan perlintasan kereta api dari total 20 titik rawan yang tersebar di wilayah kota.
Setiap pos dijaga empat personel dengan sistem dua shift, dan seluruh pembiayaan honor petugas ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi. “Kehadiran petugas sangat penting. Meski palang pintu masih manual, setidaknya perlintasan menjadi lebih aman, terutama di titik-titik yang ekstrem dan rawan kecelakaan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan memastikan kesiapan operasional pos penjagaan akan terus ditingkatkan seiring tingginya intensitas perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Kota Sukabumi. Pentingnya sinergi dan koordinasi lintas instansi untuk memperkuat sistem pengamanan perlintasan.
“Koordinasi antar pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar keselamatan pengguna jalan dan perjalanan kereta api benar-benar terjamin,” ujarnya.
Menjelang akhir tahun, Iskandar menambahkan bahwa Pemkot Sukabumi juga bersiap menyambut kedatangan Kereta Wisata Jaka Lalana. Kehadiran kereta wisata tersebut dinilai sebagai terobosan di sektor perkeretaapian sekaligus peluang besar untuk mendongkrak pariwisata daerah.






