Viral Ayah Aniaya Anak Kandungnya di Palabuhanratu Sukabumi, Begini Ceritanya

Ayah Aniaya Anak Kandungnya di Palabuhanratu Sukanbumi
angkapan layar video viral penganiayaan seorang ayah di kampung Sirnasari, Kelurahan/ Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi tega melakukan penganiayaan.

PALABUHANRATU – Diduga karena kesal terhadap kelakukan anak kandungnya, seorang ayah di kampung Sirnasari, Kelurahan/ Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi tega melakukan penganiayaan.

Peristiwa penganiayaan yang dilakukan seoarang ayah bernama Wawan, terhadap anak perempuannya bernama Anis terjadi, Senin, (5/12) sekitar pukul 14.30 Wib, bahkan atas kelakuannya itu viral di media sosial diunggah salah seorang warga.

Bacaan Lainnya

Adanya video viral tersebut, jajaran kepolisian polres Sukabumi langsung bergerak cepat dengan mangamankan Wawan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Pelaku sudah kita amankan malam tadi, oleh Polres Sukabumi, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Sudah dijemput dan sedang dalam pemeriksaan,” singkat Maruly. Selasa, (6/12).

Sementara itu, salah seorang warga yang merupakan tetangga Wawan, cep Boboho mengatakan peristiwa tindakan kekerasan yang dilakukan Wawan kepada anak anaknya memang bukan kali pernah, jauh sebelumnya pernah terjadi, namun tidak sampai viral seperti saat ini.

Dijelaskan Acep, awalnya istri Wawan meninggal dunia sekitar tiga tahun lalu, sejak saat itu keluarga tersebut yang sebelumnya memang jarang berkomunikasi karena keterbatasan dalam berbicara kurang jelas, tiba tiba anak nya bernama Anis tersebut dimungkinkan membuat ayahnya kesal, karena setiap berbicara dengan warga yang dekat dengannya bahkan di tempat pekerjaan ayahnya yakni dermaga Palabuhanratu selalu membicarakan kelemahan Wawan.

“Jadi seolah olah pemikiran Anis ini, gak tau depresi atau gimanalah, permaslaahannya semenjak ibunya meninggal, Anis banyak cerita ke warga, ayahnya gak ngurus ibunya, istri pak Wawan ini, nah mungkin disitu pak Wawan merasa marah, kesal,” ujar Acep.

“Pak Wawan teh mungkin kesal, juga mungkin karena pemikiran SDM nya kurang, mungkin kesal jadi oran menyalahkan menyudutkan kepada pak wawan sehingga tega melakukan itu ke Anis,” imbuhnya.

Dijelaskan Acep, pada saat kejadian kemarin, Anis datang rumah saudaranya yakni rumah bibi nya yang tidak jauh dari rumah Wawan, saat itu Anis sedang membersihkan tutut, kemudian tidak berselang lama datang ayahnya yang kata Anis ke warga langsung dianiaya oleh ayahnya.

“Bapaknya (Wawan -red) sebetulnya lagi tidur, entah siapa yang memberi tahu, tiba tiba bangun nyamperin, pada saat kejadian memang tidak ada orang, jadi kalau kata keterangan Anis mah dipukul, saat itu anis langsung nangis, mungkin saudara saudaranya bikin video, terus entah siapa yang menaikan ke media sosial, cuman seperti itu keterangan kita mah,” jelasnya.

Akibat dari video tersebut yang viral dimedia sosial, kata Acep lagi tiba tiba datang personel kepolisan dan mengamankan Wawan dan dibawa ke polres Sukabumi untuk dimintai keterangan.

“Ada sekitar jam 9 malam saya bersama pak RT dengan suadaranya menghadiri saat dijemput, pak wawan nya tidak melawan, sempat ditanya dulu sama pak kanit, bapak kenapa, betul tidak menganiaya anak, iya karena kesal, mungkin keterangannya kita ke kantor saja, tidak melawan dia pasrah pada saat malam teh,”¬†ucapnya.¬†(Ndi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *