Usai KA Pangrango Terlibat Kecelakaan, PT KAI Tebar Ancaman, Sebut Denda Rp15 Juta Atau…

Warga saat mengevakuasi mobil yang tertabrak Kereta Api
DIEVAKUASI : Warga saat mengevakuasi mobil yang tertabrak Kereta Api di Kampung Kadupugur, Gang Mangga, RT 11/RW 04, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan pada Minggu (12/06).

SUKABUMI — Sekira pukul 17.42 WIB Minggu (12/06/2022), KA Pangrango Jurusan Sukabumi-Bogor terlibat kecelakaan dengan kendaraan mobil yang Parkir Sembarangan, di Kampung Kadupugur, Gang Mangga, RT (11/04), Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan.

Mengetahui kejadian tersebut, Eva Chairunisa selaku Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta dalam keterangannya membenarkan kejadian tersebut.

Bacaan Lainnya

“Benar telah terjadi temperan mobil dengan Kereta Api Pangrango di petak jalan Cisaat-Karang Tengah, tepatnya di km 47 3/7, “terang Eva Chairunisa

“Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut karena kelalaian pemilik mobil yang memarkirkan mobilnya di area jalur KA sehingga sangat membahayakan perjalanan KA, “cetusnya.

Menurutnya, Sesuai UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 181 ayat (1) disebutkan “bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api; menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.”

“Pelanggaran terhadap pasal 181 ayat (1) berupa pidana penjara paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp15.000.000 (lima belas juta rupiah) sebagaimana yang dinyatakan dalam pasal 199 UU 23 tahun 2007, “tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan