SUKABUMI – Nasib memilukan menimpa seorang pria berinisial HG (55) asal warga Jalan Kaswari, Kecamatan Bayangkara, Kota Sukabumi, dikabarkan tewas bersimbah darah setelah dibacok menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh adik tirinya berinisial P (53) asal warga Kubang, Desa Pasit Datar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (22/02) pagi.
Kasubsi Pengelola Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin kepada Radar Sukabumi mengatakan, peristiwa tragis yang terjadi di Kampung Ciparay, RT 04/RW 01, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (22/02) sekitar pukul 07.00 WIB ini, bermula saat korban mendatangi rumah kontrakan pelaku.
Saat itu, pelaku tengah berada di dalam rumah bersama seorang saksi berinisial W (35) asal warga Kampung Ngaweng, Kelurahan Ciberem Hilir, Kecamatan Ciberem, Kota Sukabumi.
“Setibanya di lokasi, korban langsung menggedor pintu dan bertemu dengan pelaku sebentar sebelum keluar dari rumah,” kata Ade kepada Radar Sukabumi pada Sabtu (22/02).
Tak berselang lama, sambung Ade, pelaku pun keluar dari kontrakan sambil membawa sebilah samurai. Ia kemudian menghampiri korban yang menunggu di lahan kosong dekat rumah tersebut.
“Tanpa banyak bicara, pelaku langsung membacok korban sebanyak dua kali hingga korban tergeletak dan meninggal dunia di tempat,” paparnya.
Melihat kejadian itu, saksi W segera melarikan diri dan meminta bantuan warga sekitar. Warga lalu melaporkan insiden tersebut ke anggota piket Polsek Kadudampit, Polres Sukabumi Kota.
“Petugas yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan tindakan lebih lanjut,” imbuhnya.
Tidak lama setelah itu, pelaku akhirnya berhasil diciduk petugas Polsek Kadudampit, Polres Sukabumi Kota, dan langsung digelandang ke Mapolres Sukabumi Kota, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara, untuk jenazah korban saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi, untuk dilakukan autopsi.
“Untuk penyebab atau motif pertengarakan hingga berujung maut itu, belum bisa kita jelaskan secara gamblang. Sebab, perkaranya masih didalami oleh petugas Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota,” pungkasnya. (Den)






