BERITA UTAMAWISATA

Telur Penyu Terus Diburu

×

Telur Penyu Terus Diburu

Sebarkan artikel ini

Lebih lanjut ia menjelaskan, mayoritas warga yang mendapatkan telur penyu ini di luar kawasan konservasi penyu Pantai Pangumbahan. Seperti, pesisir pantai di wilayah Desa Pasir Ipis.

“Kalau saat ini, telur penyu memang sedang susah. Karena, belum musimnya bertelur, tapi tetap saja ada yang jualan telur penyu,” akunya.

bank BJB

Saat musim bertelur, warga selalu menawarkan telur penyu secara terselubung dan kucing-kucingan dengan petugas kepolisian. Mereka menawarkan kepada para pengunjung mulai dari harga Rp7 ribu sampai Rp 8 ribu untuk setiap butirnya.

“Biasanya telur penyu untuk konsumsi. Ya, rasanya enak sekali. Bahkan, saat dikunyah telur penyu memiliki cita rasa tersendiri, seperti ada pasir dalam telur gitu,” timpalnya lagi.

Sementara itu, Camat Ciracap, Asep Mulyani mengatakan, keberadaan hewan penyu di Kecamatan Ciracap merupakan salah satu objek wisata yang digemari oleh para wisatawan.

Sehingga, tak ayal jika para wisatawan lokal maupun domestik yang berkunjung ke Ujung Genteng, pasti akan menyambangi kawasan konservasi penyu.

“Hewan ini merupakan salah satu satwa dilindungi dan tidak diperbolehkan untuk mengambilnya. Memang masih ada kebocoran mengenai penjualan telur penyu.

Namun, hal ini terjadi di daerah kecamatan lain, Seperti pantai Citirem, besar kemungkinan saat penyu itu pindah ke pantai lain, ia bertelur lalu di temukan masyarakat,” paparnya.

Kuat dugaanya, warga yang memperjual belikan telur penyu itu didapat dari luar kawasan konservasi. Sebab, pada beberapa tahun lalu, menurutnya ada seorang warga yang ditangkap oleh pihak kepolisian karena memperjual belikan telur penyu di wilayah Kecamatan Surade.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *