Telkomsel Sambut Ramadan MAXstream, Melondan E-Motion Luncurkan Serial “Negeri 5 Menara”

PROGRAM: (ki-ka) Pemain Utama Pria Ajil Ditto, Vice President Brand & Communications Telkomsel Nirwan Lesmana, Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin Tristam, Direktur PT Melon Indonesia Dedi Suherman dan Pemain Utama Wanita Prilly Latuconsina saat launching Serial "Negeri 5 Menara" di Jakarta.

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com– Menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1440 H, Telkomsel melalui aplikasi video streaming MAXstream berkolaborasi dengan Melon dan rumah produksi E-Motion, meluncurkan serial drama religi berjudul “Negeri 5 Menara” untuk menemani para pelanggan.

Serial yang dikemas dalam 30 episode itu, mulai tayang perdana per episodenya setiap hari selama Ramadan pada pukul 17:00 WIB.

“Kami sangat antusias menghadirkan konten bertema religi, dalam MAXstream Original,” kata Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin Tristram melalui keterangan resminya kepada Radar Sukabumi, Minggu (5/5).

Sebagai layanan video streaming, MAXstream menyajikan tayangan pilihan yang mendukung sineas lokal, dan menginspirasi masyarakat melalui nilai-nilai positif.

“Strategi kami untuk mengangkat konten lokal sesuai dengan visi kami untuk menjadi pengembang ekosistem digital di Indonesia, kali ini melalui MAXstream sebagai bagian dari layanan digital lifestyle experience,” paparnya.

Diangkat dari kisah novel dengan judul yang sama, alur cerita mengikuti perjalanan Alif dan lima sahabat masa kecilnya yang membentuk pertemanan di pesantren, dan berjanji di bawah menara masjid pesantren bahwa suatu hari nanti ketika mereka sudah dewasa, mereka akan bertemu kembali di Trafalgar Square, London-Inggris.

Ketika beranjak dewasa, Alif yang tengah menuntut ilmu di Amerika, datang ke Inggris untuk memenuhi janji dengan teman-teman alumni pondok pesantren.

Tak dinyana usaha keenam sahabat ini untuk merealisasikan janjinya, ternyata tidak semudah membalikan telapak tangan.

Cerita bergulir ke masa sebelumnya. Alif masuk ke pondok pesantren karena mengikuti kemauan ibunya yang ingin Alif seperti Buya Hamka.

Dalam kegalauan sekolah di pesantren Alif menemukan kata-kata dari Ustadz Salman, “Man Jadda Wa Jada”, siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses.

Ibarat mantra, keenam sahabat ini berusaha keras untuk menggapai impian mereka.

Kisah Negeri 5 Menara merupakan hasil karya Sutradara Reka Wijaya (Bajaj Bajuri) dan Produser Avesina Soebli (Laskar Pelangi, Garuda di Dadaku). Melalui serial ini, penonton diajak untuk merefleksikan tujuan hidup dan tetap memupuk semangat tabah mengejar mimpi.

Serial ini dibintangi oleh Prilly Latuconsina, Ajil Ditto, Chand Kelvin, Jennifer Coppen, Doni Damara, Farandika, Damara Finch, Difa Riansyah, Naufal Azhar, Arif Alfiansyah, Fay Nabila, Ariyo Wahab, David Khalid, Zaskia Adya Mecca, Tasman Taher serta Mario Irwinsyah.

Serial inspiratif Negeri 5 Menara dibungkus, dengan konsep interaktif.

Di setiap akhir episode, pelanggan Telkomsel dapat berpartisipasi pada kuis untuk menjawab pertanyaan seputar episode yang baru tayang, dengan mengakses UMB Telkomsel Siaga*123# (bebas biaya pulsa).

Jawaban yang benar akan mendapatkan lima kupon undian program Ramadan dan Idul Fitri Telkomsel.

Pelanggan juga bisa mendapatkan konten behind the scene dengan menghubungi 500175#.

Direktur PT Melon Indonesia, Dedi Suherman mengungkapkan rasa bangganya dalam peluncuran serial ini.

“Kami memilih buku Negeri 5 Menara untuk diadaptasi karena memiliki pesan yang religius dan sesuai dengan momen Ramadan dan IdulFitri,” ulasnya.

Selain itu, pesan moral dalam cerita ini sangat relevan pada masyarakat lintas generasi. Proyek ini merupakan upaya baru Melon untuk berekspansi dari musik digital ke konten video digital.

Direktur PT E-Motion Entertainment, Arnold J.

Limasnax menceritakan bahwa mengadaptasi buku best seller karya Ahmad Fuadi, merupakan tantangan tersendiri.

“Negeri 5 Menara selain menjadi best seller, juga pernah menjadi film box office di Indonesia.

Melihat animo publik yang menggemari serial extended universe, kami ingin menggali lagi kisah–kisah di luar cerita novel dan film. Tentu kami sadar akan ekspektasi tinggi yang telah ada, namun di situ kami melihat peluang untuk memberi yang terbaik.

“Man JaddaWaJada”, kalau menurut novelnya,” imbuhnya.

MAXstream sebelumnya telah menghadirkan serial MAXstream Original lainnya yaitu serial horror berjudul “Nawangsih” karya Mell Goeslaw yang ditonton lebih dari 2,3 juta kali.

Selain itu, MAXstream Original yang mendapatkan perhatian cukup tinggi adalah Brata yang ber-genre action, Critical Eleven yang ber-genre drama dan Pulang Pulang Ganteng yang ber-genre komedi.

Selain memproduksi serial orisinil dengan cita rasa lokal, MAXstream juga menyediakan konten lain seperti film, TV show, olahraga (English Premier League, Italian Serie A, France Ligue 1, Spanish La Liga, dan lain-lain), maupun kartun dari berbagai saluran TV lokal dan internasional, serta layanan video-on-demand.

“Permintaan masyarakat akan bentuk layanan yang lebih beragam, memotivasi kami untuk terus mengembangkan berbagai layanan baru di luar core business kami.

Sebagai digital telco company, Telkomsel mengembangkan platform video streaming MAXstream serta mendorong konten produksi lokal dalam upaya menciptakan ekosistem digital yang mampu melayani kebutuhan berbagai lapisan masyarakat,” tutup Crispin.

(*/sri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *