BERITA UTAMAHukum & Kriminal Kab

SW Sering Siksa Korban

×

SW Sering Siksa Korban

Sebarkan artikel ini

“Jadi, pelakun ini sudah menikah saat usia belasan tahun. Bahkan dengan suami yang ini, merupakan pernikahan kedua, usianya terpat juah. Saat itu, SW menikah dengan suami keduanya ini saat berusia 14 tahun, sedangkan suaminya sudah 34 tahun. Sehingga, kebutuhan seksualitas karena jauhnya usia itu, ikut menjadi masalah,” sebutnya.

Selanjutnya, proses pemahaman dan rendahnya kecerdasan emosional yang diakibatkan oleh serba minimalisnya living values atau pendidikan, norma, ekonomi dan sosio culture yang rendah, menjadi faktor cukup besar berpengaruh terhadap perilaku, cara sikap dan kecerdasan emosional dalam menyelesaikan masalah kehidupan.

Bank bjb Tandamata

“Kalau kelainan, saya belum bisa pastikan karena belum observasi langsung dengan pelaku. Tapi saya pastikan, secara psikologis mengalami gangguan,” sebutnya.

Joko juga menyebut, NP merupakan anak angkat yang dilakukan secara ilegal. Artinya, prosedur dan tahapan adopsi tidak dilakukan dan tidak diketahui oleh negera. “Bisa dibayangkan, dengan kondisi keluarga yang penuh masalah malahan mengangkat anak dan menimbulkan masalah baru. Maka dari itu, soal adopsi ini menjadi perhatian kami,” pungkasnya. (upi/t)