Sukabumi Dikepung Garis Gempa

  • Whatsapp
Infografis gempa bumi di Sukabumi. Desain: Radar Sukabumi

Ketiga, bagaimana berkoordinasi dan menyiapkan personel-personel baik itu TNI, kepolisian, BPBD, relawan dan sebagainya. Namun paling penting untuk mencegah terjadinya bencana, yakni tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu bencana seperti penebangan pohon secara liar, membangun rumah di bantaran sungai dan tidak membuang sampah ke sungai.

“Mitigasi bencana adalah hal yang penting yang harus dilakukan sebagai upaya mengatasi dan menindaklanjuti adanya bencana,dengan tujuan mengurangi kerugian akibat kemungkinan terjadinya bencana, baik itu korban jiwa atau kerugian harta benda yang akan berpengaruh pada kehidupan dan kegiatan manusia,” pungkasnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, gempa bumi menjadi tingkat kerentanan bencana paling tinggi di Kota Sukabumi. Ada tiga kecamatan yang bisa merasakan dampak paling besar yakni Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole dan Kelurahan Karangtengah Kecamatan Gungungpuyuh.

Tak hanya gempa bumi, wilayah Kota Sukabumi juga merupakan salah satu di antara daerah yang cukup rawan letusan gunung api karena letaknya relatif dekat dengan Gunung Gede Pangrango. “Tingkat kerentanan bencana gunung api terdapat beberapa daerah yakni, Kecamatan Cikole, Warudoyong, Gunungpuyuh dan Kecamatan Cibeureum,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabum, Zulkarnain Barhami.

Menyikapi potensi bencana gempa alam dan letusan gunung api ini, terdapat beberapa upaya yang harus dilakukan seperti sosialisasi, edukasi publik, gladi evakuasi secara rutin pada daerah rawan dan rentan terhadap gempa bumi, rencana kontinjensi gempa bumi terpadu antar lembaga. Selain itu, pembangunan sistem peringatan dini bencana gempa bumi, membuat dan memberlakukan building code yang mudah dipahami masyarakat, melakukan pengawasan penataan ruang di daerah rawan gempa dengan mengacu pada peta bahaya gempa bumi hasil kajian risiko.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *