Dan, setelah Muraz menjelaskan bahwa luas wilayah Kabupaten Sukabumi terluas se-Jawa-Bali, dengan jumlah penduduk sekitar 2,8 juta jiwa, sementara Kota Sukabumi jumlah penduduknya mencapai 380 ribu jiwa, Presiden Jokowi, kata Muraz, menanggapinya dengan serius terkait penggabungan wilayah tersebut.
“Ya, ya, kalau itu bagus, secepatnya dilaksanakan,” kata Jokowi, seperti yang ditirukan Muraz.
Menurut mantan Sekda Kota Sukabumi ini, luas wilayah Kabupaten Sukabumi sekitar 4.120 kilometer, sementara itu Kota Sukabumi hanya 48,15 kilometer.
“Jadi luas Kabupaten Sukabumi itu 80 kali lipat dari wilayah Kota Sukabumi, bahkan luas rata-rata setiap kecamatan di Kabupaten Sukabumi sekitar 8 ribu hektar. Jadi kalau penggabungan itu terjadi, Kota Sukabumi luasnya bisa meningkat tiga kali lipat,” kata Muraz.
Perjuangan Muraz, agar Susukecir bergabung dengan Kota Sukabumi sudah berulang kali dilakukan. Pada 9 Juni 2014 lalu, Muraz meminta Kabupaten Sukabumi segera merespon surat berisikan permohonan penggabungan wilayah Kecamatan Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas. Desakan Muraz seiring dengan surat bernomor 138/640/BAPP/2014 perihal Permohonan Penambahan Ruangan Wilayah Kota Sukabumi.
Sebelumnya, kata Muraz, Pemkot Sukabumi tidak hanya bersikap pasif karena dalam posisi yang dilamar warga di tiga wilayah. Pihaknya juga menjunjung tinggi etika pemerintahan di mana proses ini harus ditempuh melalui mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Namun, adanya aspirasi masyarakat, kata Muraz, ditambah diterimanya surat dari Menteri Dalam Negeri Nomor 138.4/275/PUM tanggal 7 Maret 2007 dan surat dari Gubernur Jawa Barat Nomor 138/1597/Desen Tanggal 4 Mei 2007 yang memerintahkan Bupati dan Walikota Sukabumi untuk melakukan kajian dan koordinasi, akhirnya melayangkan surat permohonan.
“Surat tersebut bukan semata-mata menginginkan perluasan wilayah, tetapi merupakan harapan warga di empat kecamatan yang menginginkan bergabung dengan administrasi Kota Sukabumi. Apalagi, kini Kota Sukabumi sangat membutuhkan perluasan wilayah,” tandas Muraz.(ryl/t)



