BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Serukan ‘Sukabumi Modar Seminggu’, Kenaikan UMP-UMK Tuai Pro dan Kontra

×

Serukan ‘Sukabumi Modar Seminggu’, Kenaikan UMP-UMK Tuai Pro dan Kontra

Sebarkan artikel ini
UMK-Sukabumi
Salah satu anggota dari Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP TSK SPSI) Kabupaten Sukabumi memasang banner

Fakta Upah Minimum 2022

Bank bjb Tandamata

1. Upah Minimum 2022 Naik
Hasil perhitungan penyesuaian nilai UMP dan UMK 2022 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata penyesuaian UMP 2022 senilai 1,09%.

2. UMP 2022 Jakarta Tertinggi
UMP DKI Jakarta akan menjadi UMP tertinggi, sedangkan terendah akan terjadi di Jawa Tengah.

3. Empat Provinsi UMP Tak Naik
4 Provinsi yang tidak akan mengalami kenaikan upah minimum di 2022. Hal itu karena nilai UMP tahun 2021 lebih tinggi dari Batas Atas upah minimum.

4. Perusahaan Tak Patuh Akan Dipidana
Jika perusahaan tidak taat aturan penetapan UMP 2022, perusahaan yang memberikan upah di bawah upah minimum 2022 akan diberikan sanksi pidana.

5. Pandemi Bukan Alasan Tak Naikan UMP
Perusahaan tidak boleh menggunakan pandemi Covid-19 sebagai alasan untuk tidak taat aturan.

6. Cara Cek Bayangan UMP 2022
Kemnaker membuka sistem informasi mengenai pengupahan di Indonesia melalui laman https://wagepedia.kemnaker.go.id/.

————————–

Cara Menghitung Besaran UMP 2022
1. Buka laman https://wagepedia.kemnaker.go.id/
2. Klik Kalkulator Upah Minimum
3. Pada kolom cari data, isi pilihan Provinsi mana yang akan dicari tahu.
4. Klik Cari
5. Kemudian akan muncul, pertama di kolom kiri bawah ada indikator upah minimum di suatu daerah yang dicari. Kolom kanan akan ada nilai dari indikator tersebut.
6. Jika ingin menghitung berapa upah minimum 2022 untuk suatu daerah maka “Klik Hitung UM 2022”
8. Nanti akan muncul angka Batas Atas, Batas Bawah, kemudian Upah Minimum 2022