Dinas Pertanian

Distan Kabupaten Sukabumi Tanam Jagung Hibrida Seluas 25 Hektare

×

Distan Kabupaten Sukabumi Tanam Jagung Hibrida Seluas 25 Hektare

Sebarkan artikel ini
Distan Tanam Jagung Hibrida Seluas 25 Hektare
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat dan kelompok tani saat menanam jagung hibrida di lahan seluas 25 hektare di wilayah Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan

SUKABUMI – Dalam meningkat pendapatan dan kesejahteraan petani, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat melakukan Gerakan Tanam Penangkaran Benih Jagung Hibrida (GTPBJH) varietas NASA 29 di wilayah Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska kepada Radar Sukabumi mengatakan, program ini sengaja dilakukan yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan benih unggul jagung hibrida. Sehingga bisa meminimalisir biaya produksi serta meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan petani.

Bank bjb Tandamata

“Gerak tanam penangkaran jagung hibrida ini, dilakukan pada lahan seluas 25 hektare dan memberdayakan petani produsen benih tanaman pangan terutama jagung hibrida,” kata Denis kepada Radar Sukabumi pada Rabu (17/11).

Menurut Denis, program tersebut dinilai sangat strategis. Selain itu, upaya tesebut juga merupakan ikhtiar dalam menjamin keberhasilan produksi benih, proses penanaman hingga pemasarannya. “Gerakan ini, bekerjasama dengan offtaker atau penjamin komoditas hasil pertanian. Mereka memiliki kapasitas menghubungkan komoditas petani dengan kebutuhan pasar,” ujarnya.

Di lapangan, lanjut Denis, kegiatan tanam penangkaran jagung hibrida ini dilaksanakan oleh Poktan Mekar Jaya Desa yang memiliki anggota sebanyak 38 orang. “Target ke depannya, diharapkan dapat memproduksi benih untuk kebutuhan penanaman pada Maret 2022 nanti,” paparnya.

Distan Tanam Jagung Hibrida Seluas 25 HektareUntuk itu, Distan akan memproyeksikan peningkatan pendapatan petani. Hal ini, sengaja akan dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah dalam mendukung dan meningkatkan pendapatan serta kesejahtraan petani.

“Alhamdulillah, program ini telah mendapatkan sambutan antusias dari semua kalangan, khususnya para petani. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikiltura (BPSBTH) Provinsi Jawa Barat, Kepala Desa Cihaur Kecamatan Simpenan, Kasi Tanaman Pangan Distan Kabupaten Sukabumi dan Kepala UPTD Wilayah IV Palabuhanratu,” pungkasnya. (Den/d)