Sanksi Tak Digubris PNS

Untuk memastikan tingkat kehadiran PNS di hari pertama kerja, Pemerintah Kota Sukabumi membentuk tim khusus untuk memantau kehadiran. Selain itu, usai apel pagi di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kota Sukabumi, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi langsung melakukan sidak ke setiap ruangan.

“Sidak ini merupakan tindak lanjut dari surat Kemenpan RB yang mewajibkan seluruh ASN masuk kerja pada hari pertama setelah cuti bersama Idul Fitri. Kahadiran dihari pertama ini langsung dilaporkan ke kementrian,” terang Fahmi kepada Radar Sukabumi, kemarin (10/6).

Bacaan Lainnya

Hasil sidak yang dilakukan, seluruh pegawai nampak hadir. Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi membentuk tim khusus untuk memantau kehadiran para abdi negara tersebut.

“Kami harus melaporkan absensi hari ini. Apabila ditemukan ASN yang melanggar aturan, kami akan melaporkannya ke Kemenpan RB yang tembusannya disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara. Selain itu, ada juga tim yang langsung turun kelapangan,” tutupnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Saleh Makbullah menyebutkan, hasil rekapitulasi tingkat kehadiran PNS di Kota Sukabumi mencapai 99,4 persen. Artinya, dari 3818 PNS, 21 diantaranya tidak hadir dengn alasan yang jelas.

“Dari semua ASN yang ada, memang 21 diantranya tidak bisa hadir. Tapi dengan alasan yang jelas, mulai dari cuti hamil, sakit, cuti dengan alasan penting, tugas belajar dan izin,” pungkasnya. (upi/bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.