Ridwan Kamil: Tidak Mudik, Kurangi Piknik

  • Whatsapp
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri dan Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi beserta rombongan saat mengunjungi kawasan wisata Situ Gunung Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melakukan kunjungan ke kawasan wisata Situ Gunung, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Dalam monitoringnya tersebut, Kang RK meminta agar masyarakat Jawa Barat (Jabar) tidak mudik dan mengurangi piknik di libur Idul Fitri tahun ini.

Namun begitu, Ridwan Kamil menilai bahwa pariwisata alam menajdi alternatif pilihan para wisatawan dalam kondisi pendemi Covid-19. Karena memang, protokol kesehatan lebih cukup mudah dijalankan pada objek wisata alam.

Bacaan Lainnya

“Memang, wisata alam ini ditengah pandemi menjadi salah satu pilihan wisata, karena memang bersih, dan protokol kesehatan lebih cukup mudah dilakukan.

Apalagi di pegunungan seperti di Situ Gunung Kadudampit jaga jarak antar pengunjung saya rasa pihak pengelola tidak akan terlalu kesulitan,” jelas Ridwan Kamil kepada wartawan di sela-sela kunjungannya, Minggu (9/5/2021).

Ridwan Kamil menyebut, objek wisata boleh dibuka pada libur Idul Fitri ini, dengan catatan diprioritaskan bagi masyarakat terdekat, jumlah kunjung dibatasi dari kuota sebelumnya dan harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

“Ekonomi tetap harus berjalan, tapi saya minta datang ke tempat wisatanya nanti saja setelah lebaran. Sekarang ini jangan dulu mudik dan kurangi piknik untuk keselamatan bersama,” ujarnya.

Bagi daerah yang berstatus zona hijau, diperbolehkan bagi masyarakatnya untuk melakukan aktivitas lingkup lokal dengan menerapkan protokol kesehatan secara maksimal. “Boleh saja berkunjung ke lokasi wisata atau lainnya bagi yang zona hijau ya. Tapi tetap patuh protokol kesehatan,” imbuhnya.

Selain itu, berkaitan dengan penyekatan pemudik di Jawa Barat, kurang lebih 100 ribu kendaraan terjaring dan 40 ribu kendaraan diantaranya terpaksa diputarbalikan oleh petugas.

“Soal penyekatan pemudik, sudah kurang lebih 40 ribu kendaraan diputar balik. Kalau yang lolos, adalah insiden satu atau dua. Kami minta masyarakat bersabar dulu saja,” pungkasnya. (upi/t)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *