BERITA UTAMAinformasi sukabumiSEPAKBOLA

Ria Atlet Sukabumi, Antar Persib Juara

SUKABUMI – Lagi-lagi atlet Kabupaten Sukabumi mampu membuat harum nama daerahnya. Kali ini, atlet sepak bola putri, Ria Ristiani (22) asal Kampung Sukamantri, RT 5/8, Desa/Kecamatan Cikembar berhasil menjadi bagian atas keberhasilan tim Persib Putri menjawarai Liga 1.

Atas prestasinya tersebut, puluhan warga Desa/Kecamatan Cikembar, berencana akan menggelar konvoi kemenangan hari ini (2/1). Ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur warga lantaran memiliki atlet berprestasi hingga mengaharumkan nama baik Sukabumi.

“Saya selaku warga Cikembar merasa bangga dan gembira terdapat warga yang berprestasi, khususnya dalam cabang olahraga sepak bola putri. Ria itu bukan hanya bermain sepak bola di tingkat provinsi dan tingkat naisonal saja.

Tetapi ia sudah dua kali bertanding membawa nama baik Indonesia pada laga Sea Games melawan atlet dari Negara Filipina dan Thailand,” jelas Sesepuh Viking Sukabumi Bersatu Sub Distrik PELDA, Ujang Ramdhan Suliana kepada Radar Sukabumi, Rabu (1/1).

Ria yang merupakan anak dari pasangan buah hati Asep (53) dan Rina (52) ini, merupakan atlet yang bergabung dengan skuad Persib Putri di Liga 1 Indonesia 2019. Untuk itu, ia selaku suporter Persib merasa tergugah untuk mengapresiasi keberhasilan Ria yang sudah membawa nama baik Sukabumi.

“Saya selaku bobotoh Persib, langsung koordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk melakukan konvoi kemenangan Ria. Iya, tujuannya untuk memotivasi Ria agar terus berprestasi dan mengharumkan nama baik Sukabumi dan Persib,” tambahnya.

Loading...

Konvoi yang rencananya diikuti puluhan kendaraan tersebut, akan diselenggarakan mulai pukul 08.00 WIB dengan titik kumpul di halaman kantor Desa Cikembar.

“Perkiraan yang sudah masuk data sementara, sekitar 80 motor dan empat mobil dengan pengamanan dari Polsek dan Koramil Cikembar.

Kita akan ramai-ramai jemput ke rumahnya untuk melakukukan konvoi kemenangan dengan jarak sekitar setengah kilometer. Setelah konvoi keliling wilayah Cikembar, Ria akan disambut di aula desa oleh pemerintah setempat,” bebernya.

Sementara itu, Pelatih LFC Sukabumi dan Putri Sukabumi, Faizal Ful Dwiprana Putra mengatakan, pihaknya mengaku telah mengetahui Ria Ristiani sejak atlet tersebut duduk di kelas 5 saat ia melatih sepak bola putra di Lapang Sukamantri, Desa/Kecamatan Cikembar.

“Saat itu, Ria sering bermain di lapangan bola yang lokasinya Tak jauh dengan rumahnya. Memang, Ria itu atlet berprestasi. Sejak usia 10 tahun saja, sudah keliatan pontensinya,” jelas Faizal.

Karena sering bermain bola, ujar Faizal, akhirnya Ria Ristiani masuk club sepak bola saat duduk di bangku kelas 1 SMP. “Waktu itu, saya ajak Ria bermain sepak bola dan futsal. Setalah itu, ia masuk ke Club LFC pada 2014 lalu. Tidak lama setelah itu, ia ikut gabung ke tim sepak bola putri PON DKI pada 2014 lalu,” bebernya.

Setelah bergabung dengan tim sepak bola putri PON DKI, Ria pada 2015 langsung di kontrak dengan tim Wijaya Sentosa Tangerang yang merupakan tim profesioanal Liga Putri Indonesia. Seiring waktu, pada 2017 ia dipanggil oleh tim dari Provinsi Jawa Barat untuk membela tim Jawa Barat untuk meraih piala Pertiwi di Jepara.

“Alhamdulillah saat itu Jawa Barat masuk juara ke tiga di tingkat nasional dan Ria menjadi pemain terbaik,” timpalnya.

Pada awal tahun 2018, ujar Faizal, Ria Ristiani bermain kembali untuk merebut piala Pertiwi di Palembang hingga saat itu Jawa Barat masuk ke posisi 4 di tingkat nasional. “Nah disini, ia masuk ke seleksi Timnas untuk persiapan Asean Games sama AFF 2018.

Alhamdulillah, sampai sekarang setiap ada event timnas, Ria selalu dipanggil dan terplih menjadi pemain inti. Namun pada 2019, ia dikasih rintangan karena lutut kanannya mengalami cidera saat uji coba Persib Putri sebelum musim Liga 1.

Cidera ACL sama Meniscus, pada 28 November 2019 dan sudah dioperasi di RS Royal Progress. Sekarang Ria lagi menjalni terapi untuk proses penyembuhan,” pungkasnya. (den/t)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button