BERITA UTAMA

Ramadan, Jam Masuk Sekolah di Sukabumi Pukul 08.00

×

Ramadan, Jam Masuk Sekolah di Sukabumi Pukul 08.00

Sebarkan artikel ini
Kepala Disdik Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menjelaskan bahwa kebijakan ini mempertimbangkan kondisi fisik dan psikologis siswa.

SUKABUMI – Menyongsong bulan suci Ramadan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi resmi menyesuaikan ritme Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Kebijakan ini bertujuan memberi ruang lebih luas bagi siswa untuk beribadah tanpa mengabaikan kewajiban akademik.

Salah satu poin utama adalah pengunduran jam masuk sekolah. Seluruh satuan pendidikan diinstruksikan memulai aktivitas paling awal pukul 08.00 WIB. Kepala Disdik Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menjelaskan bahwa kebijakan ini mempertimbangkan kondisi fisik dan psikologis siswa.

Bank bjb Tandamata

“Aktivitas sahur dan ibadah malam mengubah siklus tidur siswa. Kami ingin memastikan mereka tetap prima saat belajar,” ujarnya, Senin (9/2).

Selain itu, durasi setiap Jam Pelajaran (JPL) dipangkas minimal 10 menit. Materi yang biasanya berlangsung 45 menit kini dipadatkan menjadi 35 menit. Langkah ini diambil untuk mencegah kelelahan dan dehidrasi siswa selama berpuasa.

“Meski durasi berkurang, esensi materi tetap tersampaikan melalui metode pengajaran yang lebih efektif,” tambah Deden.

Ramadan juga dijadikan momentum pembentukan karakter religius. Sekolah diwajibkan menyusun agenda non-akademik seperti pesantren kilat, tadarus Al-Qur’an pagi, sholat dhuha berjamaah, hingga bakti sosial.

Disdik turut merinci jadwal libur: tiga hari di awal Ramadan (H-1 hingga H+2) serta libur Idul Fitri mulai H-7 hingga H+7 Syawal, mengikuti kebijakan Cuti Bersama Nasional.

Dengan skema ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap tercipta keseimbangan antara akademik dan spiritualitas.

“Sekolah tidak lagi dianggap beban di bulan puasa, melainkan oase untuk memperdalam nilai-nilai religius,” pungkas Deden.(den/d)