Proyek Bukit Algoritma Dilaporkan ke Pemprov, Wagub Iyos Bilang Begini

  • Whatsapp
ARAHAN : Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri saat memberikan sambutannya dihadapan Budiman Sudjatmiko yang merupakan seorang penggerak rencana pembangunan Bukit Algoritma ke Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Jalan Raya Ahmad Yani, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi pada beberapa waktu lalu.

Ketika ditanya mengenai, kekhawatiran warga Sukabumi bahwa Bukit Algoritma ini tidak menyerap tenaga kerja dalam negeri, khususnya warga Sukabumi, dirinya menilai. Bahwa sebesar apapun perusahaan tersebut, jika yang namanya investasi maka perusahaan itu harus dapat mengutamakan daerah sepanjang sesuai dengan kompetensinya. Tetapi, apabila itu high tekhnologi mungkin akan sangat terbatas. Meski demikian, pasti ada segemen lain yang bisa dikerjakan oleh warga Sukabumi

Bacaan Lainnya

“Namun yang penting tidak semuanya di boyong pekerjaannya oleh warga dari luar. Justru saya mengutamakan pekerja lokal sesuai dengan kapasitas dan kemampuanya. Tetapi, hingga saat ini belum ada rasio berapa jumlah tenaga lokal yang akan di kerjakan di Bukit Algoritma ini. Karena kita baru meminta kejelasan bahwa proyek ini ada dalam KEK. Jadi yang bisa di tangkap dengan adanya Bukit Algoritma ini, adalah Sukabumi akan menjadi pusat teknologi. Kalau di teknologinya itu, nanti Sukabumi ini akan menjadi sebagai dapurnya atau resepnya dan sebagai pusat ajang yang memiliki hak patennya itu ada di Sukabumi,” bebernya.

Sementara itu, Budiman Sudjatmiko mengaku sudah melaporkan rencana pembangunan Bukit Algoritma di wilayah Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi itu ke Presiden Joko Widodo dan Menteri Investasi serta kepada Mensesneg.

“Jadi memang harus ada realisasi investasi. Alhamdulillah dengan adanya minat dari investasi untuk membangun sebanyak 1 miliar euro untuk membangun infrastruktur awal tiga tahun pertama. Itulah yang kami sebut sebagai Bukit Algoritma. Jadi Bukit Algoritma iti adalah bagian dari usulan KEK Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *