BPBD juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, seperti tenda gulung, makanan siap saji, perlengkapan rumah tangga, dan obat-obatan. “Pendataan kerugian masih berlangsung. Kami berkoordinasi dengan aparat desa dan relawan untuk mempercepat validasi data,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa Kabupaten Sukabumi, yang berada di jalur sesar aktif dan dekat dengan zona subduksi laut selatan Jawa, memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap gempa bumi. “Kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk meminimalisasi dampak bencana,” tutup Daeng.(den/d)






