Lebih lanjut Iis Aisyah mengatakan, berdasarkan keterangan saksi saksi dilapangan peristiwa banjir dari luapan sungai Cibojong sangat cepat, air bah dengan tiba tiba menerjang area sekolah hingga merusak sejumlah fasilitas.
“Bangku bangku sekolah paling hanya tersisa beberapa unit selebihnya hilang rusak terbawa air banjir,” tegasnya.
“Dalam beberapa hari ini bersama warga membersihkan material lumpur yang berserakan di dalam ruangan dan area sekolah,” imbuhnya. .
Sementara itu Kapolsek Lengkong, Polres Sukabumi Iptu Bayu Sunarti dalam keterangannya membenarkan SDN Bojong Tugu terdampak banjir akibat cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu lalu, bahkan bersama personilnya telah melakukan pengecekan.
“Sampai hari ini sekolah belum bisa melakukan aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), kami dalam upaya menghilangkan rasa trauma para siswa memberikan trauma healing,” ungkapnya singkat. (ndi/d)






