Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif mengatakan, pihaknya membenarkan soal ikwal kejadian tersebut. Menurutnya persoalan itu berawal dari salam paham. Meski demikian, dirinya juga memastikan situasi saat ini sudah kondusif.
“Jadi Kapolsek Tegalbuleud itu mengamankan warga. Nah, orang tersebut tidak ditahan namun dalam proses pemeriksaan. Namun, pihak Perhutani sampai sekarang belum ada pernyataan dirugikan atau tidak. Yang jelas untuk mengantisipasi warga yang mungkin tidak mengetahui secara detil peristiwanya, akhirnya Kapolseknya sudah saya amankan. Saya ganti sementara kapolseknya,” katanya.
Dirinya juga mengaku sudah meredam situasi dilapangan, ia juga memastikan tidak ada pasukan Dalmas yang berjaga saat ini di Mapolsek Tegalbuleud. Kini, dirinya juga belum bisa menyimpulkan kejadian itu dipicu kesalahan prosedur penangkapan. “Sekarang Kapolseknya masih saya periksa, untuk meredam saya ganti dengan Plt Kapolsek. Saya nonaktifkan Kapolsek itu dalam rangka pemeriksaan,”pungkasnya. (den/e)






