Polsek Tegalbuleud ‘Dikepung’, Gara-gara Tangkap Warga yang Ngambil Kayu di Hutan

  • Whatsapp
DIGERUDUK : Suasana Mapolsek Tegalbuleud, Resor Sukabumi saat didtangi warga soal salah paham penangkapan warga Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbulued.

Ditempat terpisah, Danru Polhut Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sukabumi, Vicky Yuldan mengatakan, pihaknya mengaku bahwa KPH Sukabumi tidak menerima tembusan apa-apa perihal persoalan tersebut. Sehingga dirinya tidak mengetahui secara jelas soal penangkapan serta kronologisnya. “Sampai saat ini, pihak perhutani tidak pernah melaporkan atas nama warga tersebut yang diduga melakukan pengambilan pohon di lahan perhutani,” katanya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, KPH Sukabumi telah mengetahui informasi tersebut dari KRPH Cisujen, Tegalbulued. “Memang penangkapan warga itu, bukan laporan dari kita. Informasinya pihak polsek yang langsung menangkapnya. Kami belum tahu kronologis dan asal usul kayunya itu dari mana,” timpalnya.

Pihaknya menambahkan, di kawasan hutan tidak semuanya bisa diawasi dengan baik oleh KPH Sulabumi. Baik itu yang tumbang karena alam maupun sebagainya. Kemungkinan juga ada masyarakat yang mengambil pohon itu dari lahan perhutani.

“Kalau misalkan ada yang sifatnya mengambil pohon secara di sengaja atau melakukan pengrusakan, itu masuknya pada tindak pidana kehutanan. Maka, kita akan koordinasi dulu dengan pihak Polsek maupun pemerintah desa serta pemerintah kecamatan. Karena merasa dirugikan. Kalau kerugiannya kecil itu masuk pada pidana ringan dan sansksinya hanya di lakukan pembinaan saja. Apalagi orang tersebut tidak ada catatan hukum. Jadi ada pembinaam dulu, dan tidak serta merta melakukan penangkapan,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *