Masih kata Hamzah, tidak hanya soal lingkungan, Komisi II juga menyoroti masalah ceceran batubara yang masih ditemukan di sepanjang Pantai Patuguran.
Hamzah mengapresiasi langkah PLTU yang telah bekerja sama dengan baik dalam mengatasi masalah ini, namun tetap menekankan bahwa hal tersebut tidak boleh terulang di masa depan. “Kami apresiasi PLTU yang sudah kooperatif, ke depan, kami akan memastikan masalah seperti ini tidak terjadi lagi,” lanjutnya.
Terkait tenaga kerja, Hamzah juga menekankan pentingnya melibatkan tenaga kerja lokal di PLTU. Ia berharap lebih banyak warga Sukabumi, terutama yang memiliki keahlian, bisa diberdayakan di PLTU.
“Tenaga kerja lokal harus diberi perhatian lebih. Banyak warga Pelabuhan yang ahli, namun belum diperdayakan. Ke depan, kami akan mendorong agar PLTU menyediakan wadah khusus untuk melibatkan mereka. Jangan sampai warga lokal harus bekerja di luar daerah sementara ada peluang di PLTU sendiri,” ungkap Hamzah dengan penuh harapan.
Kunjungan kerja Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi ke PLTU Jawa Barat 2 Palabuhanratu ini juga diharapkan Hamzah dapat menghasilkan solusi nyata untuk berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat, baik dari segi lingkungan maupun pemberdayaan tenaga kerja lokal.
“Dan Alhamdulilah PLTU sangat welcome, sehingga kami berharap kedepannya antara komisi dua dengan PLTU bisa bergandeng tangan 5 tahun depan,” tandasnya. (ndi/d)






