Baiq Nuril Rekam Percakapan Mesum
Suatu ketika, Baiq memberanikan diri untuk merekam percakapan sang kelapa sekolah. Di mana percakapan tersebut si kepala sekolah bercerita tentang peselingkuhannya dengan bendahara.
Baiq tidak punya niat buruk untuk menyebarluaskan rekaman tersebut. Ia hanya menyimpannya sebagai bukti.
Baiq lantas menceritakan kelakukan Muslim kepada rekan kerjanya, Imam Mudawin. Imam lantas meminta rekaman tersebut dan menyerahkannya ke Dinas Pendidikan Kota Mataram.
Penyerahan rekaman percakapnnya Baiq dengan Muslim itu hanya dilakukan dengan memberikan ponsel. Proses pemindahan rekaman dari ponsel ke laptop dan ke tangan-tangan lain sepenuhnya dilakukan oleh Imam.
Dinas Pendidikan Kota Mataram kemudian mengambil tindakan dengan memutasi Muslim dari jabatan Kepala SMAN 7 kota Mataram.
Selain itu, rekaman percakapan Muslim dan Baiq juga tersebar dan menjadi perbincangan di kalangan guru di Kota Mataram.



