BERITA UTAMAPilkada Kabupaten Sukabumi

Pilkada Kabupaten Sukabumi, Balon Gerindra Siapkan Rp15-20 Miliar

×

Pilkada Kabupaten Sukabumi, Balon Gerindra Siapkan Rp15-20 Miliar

Sebarkan artikel ini
Bakal Calon Bupati atau Wakil Bupati Sukabumi menjalani fit and proper test di Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – DPD Partai Gerindra Jabar melakukan penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi untuk menghadapi Pilkada Kabupaten Sukabumi yang digelar serentak 9 Desember 2020 mendatang.

Dari total 10 bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang mengikuti fit and proper test, hanya ada delapan orang saja yang mengikuti penjaringan di Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Jalan KH. Ahmad Sanusi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/6).

Dalam tahap fit and proper test tersebut, Balon Bupati dan Wakil Bupati ditanyakan komitmen dan kesiapan untuk maju di Pilkada 2020 ini.

Termasuk, menanyakan kesiapan dalam menyediakan cost finansial nanti. “Cost finansial ini perlu untuk bayar saksi, cetak baliho, spanduk dan biaya-biaya lainnya. Ini perlu biaya-biaya mereka sendiri.

Siap gak mereka itu. Jangan cuma teriak-teriakan saja. Apalagi kondisi Kabupaten Sukabumi ini luas, ada 47 Kecamatan, perlu mereka ukur,” ujar Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Abdul Haris Bobihoe kepada Radar Sukabumi, Selasa (23/6).

Untuk besaran cost finansial sendiri, Gerindra tidak mematok atau mempunyai standar baku. Hanya saja tadi saat ditanya kesiapan cost finansial, nominal yang mereka sebutkan bervariatif.

“Tidak ada batasan. Tadi mereka menyebutkan berkisar antara Rp 15 miliar hingga Rp 20 miliar. Menurut mereka cukup. Kita tidak bisa menyebutkan cukup atau tidak, karena tidak ada standar baku.

Bagi kita namanya Pilkada, itu semakin jaringan bagus semakin biaya murah. Itu aja patokannya. Kalau tidak punya jaringan, pasti makin besar (cost politik),” katanya.

Ditegaskan Abdul Haris, bagi partai Gerindra perlu komitmen dari para bakal calon terhadap Partai Gerindra. Termasuk, komitmen terhadap masyarakat Kabupaten Sukabumi agar bisa memberikan yang terbaik dari kepemimpinan sebelumnya.

“Kalau memang tidak komitmen dan tidak mempunyai program jelas, ya kita juga bakal pertimbangkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *