Delapan orang balon yang mengikuti fit and proper test yakni, Adjo Sardjono yang saat ini masih menjabat Wakil Bupati Sukabumi, Toni M Aprami dan Dedi Ruslan yang berprofesi sebagai pengusaha, dua orang politisi yakni Hendra dan Herman Suherman. Delapan peserta tersebut dari eksternal partai.
Sementara dari internal partai yakni Yudha Sukmagara yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yoyok Hendrayana dan Ade Dasep ZA, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.
Sementara dua pendaftar lagi yakni, Sofyan Effendi dan Sirojudin tidak hadir tanpa alasan yang pasti.
“Fit and proper test ini untuk mengetahui kesiapan para bakal calon dalam kontestasi pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi. Ada beberapa poin yakni antara lain dibutuhkan cost politik untuk pemenangan.
Dalam pemenangan, terdapat beberapa poin salah satunya adalah untuk mempersiapkan saksi untuk 4000 lebih TPS,” ujar Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara kepada Radar Sukabumi, Selasa (23/6).
Partai Gerindra tidak mematok biaya politik yang harus dikeluarkan. Tapi yang diutamakan, kesiapan dalam memenangi pertarungan pilkada. “Kalau memang siap itu jadi salah poin untuk maju dalam kontestasi. Tapi kalau tidak ada kesiapan, saya rasa akan berat karena cost politik itu pasti ada,” kata Yudha.
Setelah pelaksanaan fit and proper tes, DPD Partai Gerindra Jawa Barat akan menyampaikan resume dan rekomendasi yang nantinya mengkerucut menjadi tiga kandidat. Tiga nama tersebut selanjutnya disampaikan ke DPP Partai Gerindra untuk menentuka satu nama yang akan dicalonkan.
“Tingkat DPC hanya memfasilitasi tempat saja, karena kewenangan untuk mengusulkan nama ke DPP Pusat itu DPD Jabar,” ungkap Yudha.
Yudha mengatakan, semua yang menjalani fit proper test memiliki peluang yang sama untuk diusulkan ke DPP Partai Gerindra. Dia juga tidak mempermasalahkan jika yang terpilih sebagai bakal calon dari internal maupun eksternal partai.
“Sebagai kader, saya tentu berharap bisa diberikan kesempatan masuk dalam kontestasi ini. Tapi kalau saya tidak terpilih sebagai bakal calon yang akan direkomendasikan, tidak masalah, kami tetap akan berjuang maksimal. Semua harus patsun terhadap putusan partai,” pungkas Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi ini.
Sementara itu, Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi, Agus Firmansyah memastikan dua nama yang tidak hadir dalam fit and proper test berarti tidak bisa ikut seleksi berikutnya. Tahapan selanjutnya tinggal menunggu keputusan DPP Gerindra. “Ya nasibnya gak bisa ikut seleksi selanjutnya,” singkatnya. (bal)






