BERITA UTAMA

PHK Lewat WhatsApp, Buruh PT Star Comgistic Geruduk Pendopo Sukabumi

×

PHK Lewat WhatsApp, Buruh PT Star Comgistic Geruduk Pendopo Sukabumi

Sebarkan artikel ini
DIGERUDUK: Buruh PT Star Comgistic saat mendatangi Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Jalan Raya Ahmad Yani, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (02/04).

SUKABUMI – Suasana pasca-Idulfitri 1447 H/2026 M berubah getir bagi puluhan buruh PT Star Comgistic Indonesia di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Alih-alih merayakan kemenangan, mereka harus menelan pil pahit pemutusan hubungan kerja (PHK) mendadak. Kamis (02/04), dengan penuh harap, mereka mendatangi Gedung Negara Pendopo Sukabumi untuk mengadu kepada pimpinan daerah.

Ketua DPC Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Kabupaten Sukabumi, Dadeng Nazarudin, menilai proses pemberhentian para pekerja sangat tidak transparan. Sebagian buruh mengaku menerima kabar PHK bukan melalui surat resmi, melainkan lewat pesan singkat aplikasi WhatsApp saat mereka sedang cuti Lebaran. “Teman-teman dipanggil satu per satu lewat WhatsApp dan dinyatakan di-PHK. Padahal saat itu mereka sedang cuti Lebaran. Ini jelas tidak transparan dan sangat memukul mental kawan-kawan,” kata Dadeng, Jumat (03/04).

Bank bjb Tandamata

Hingga kini, tercatat sedikitnya 80 karyawan telah diberhentikan. GSBI khawatir gelombang PHK akan terus berlanjut seperti fenomena bola salju. Dadeng juga menyoroti kebijakan manajemen yang justru menyasar karyawan tetap, sementara tenaga kontrak dan outsourcing tetap dipertahankan. Ironisnya, perusahaan disebut tengah melakukan ekspansi usaha. “Jika alasannya efisiensi karena kekurangan order, mengapa perusahaan justru melakukan perluasan usaha. Mengapa yang dibuang justru mereka yang sudah memiliki masa kerja tetap,” ujarnya.

Kondisi di dalam pabrik pun dicekam kecemasan. Karyawan yang tersisa bekerja di bawah bayang-bayang ketakutan bahwa ponsel mereka bisa saja berbunyi membawa kabar buruk serupa kapan saja.