Sementara itu, Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Eko Endang Koswara menambahkan, belasan rumah yang rusak di Kampung Nyalindung, Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhanratu, akibat adanya pergerakan tanah terjadi beberapa hari terakhir ini dipicu hujan deras yang terus menerus.
Mengantisipasi dampak kerusakan semakin meluas, kata Eko, tim gabungan dari Forkompimcam Palabuhanratu dan instansi terkait langsung melakukan peninjauan dan pertemuan. BPBD juga langsung melakukan pendataan kembali warga yang terdampak pergerakan tanah ini.
“Penanganan sudah konfirmasi dengan masyarakat, ada yang sudah mandiri mengungsi sebagian dan ada juga yang belum sama sekali.
Kami sudah mempersiapkan dari BPBD menangani hal ini. Kalau masyarakat yang ada belum secara mandiri, nanti diminta kesepahaman dengan instansi yang lain, apakah ini harus dihuntarakan atau tidak, kita akan siapkan huntara,” paparnya.
Di sisi lain, untuk lahan huntara nantinya pihak pemerintahan desa harus mempersiapakan dan mensosialisasikan kepada masyarakat.
“Lahan huntara harus disiapkan oleh desa, ada tidak tanahnya, kalau ada tinggal dimusyawarahkan mau tidak tinggal disitu (huntara),” terangnya. (ris/t)






