“Kondisi ini menyebabkan permukaan bumi mendingin dengan cepat dan berdampak pada udara dingin di malam hari, dini hari dan pagi hari. Penyebab lain adalah karena angin monsun Australia yang membawa udara dingin dan kering. Fenomena suhu dingin ini secara empiris akan berlangsung hingga Agustus 2024,” terangnya.
Untuk prakiraan cuaca hari ini, kondisi cuaca wilayah Sukabumi Raya pada umumnya Cerah hingga cerah berawan. Suhu berkisar antara 17 – 29.0°C. Kelembapan berkisar antara 50 % – 90%. Angin pada umumnya Tenggara dengan perkiraan kecepatan antara 5 – 19 km/jam
“Tetap waspada terhadap terjadinya potensi dampak cuaca di awal kemarau seperti perbedaan suhu di malam-pagi yang dingin ke siang hari yang terik,” pungkasnya.(*/hnd)




