Pengepul Benur Senilai Ratusan Juta Disergap di Puncak Ciemas, Begini Modusnya

  • Whatsapp
MENUNJUKAN : Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra saat menunjukan barang bukti benur yang hendak diselundukan ke luar Negeri.  

SUKABUMI — Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sukabumi, menggagalkan aksi penyelundupan benur atau benih bening lobster (BBL) sekitar 768 ekor ke luar daerah.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra didampingi Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila menjelaskan, penyelundup benur tersebut berhasil diamankan di jalan Raya Puncak Ciemas.

Bacaan Lainnya

“Dalam operasi tangkap tangan itu, kami berhasil mengamankan 2 orang pelaku, yaitu berinisial RN sebagai pengepul dan RA sebagai karyawan RN untuk mengirimkan ke Mr x yang sedang kami dalami,” ujar Dedy kepada awak media dalam pers release di Mako Polres Sukabumi, Rabu (13/10).

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari para tersangka yaitu sebanyak 768 ekor benur, yang dibungkus plastik bening. Dimana plastik bening itu, terdapat 443 jenis benur pasir dan 325 jenis mutiara.

“Modus operandi tersangka membeli langsung kepada nelayan jenis pasir, dari hasil pemeriksaan seharga Rp9 ribu. Sedangkan benur jenis mutiara dibeli oleh masyarakat nelayan Rp13 ribu. RN kemudian menjual ke Mr x dengan mengambil keuntungan 500 rupiah per ekor,” jelasnya.

Menurutnya, seminggu tersangka bisa mengirim 3 sampai 5 kali kepada Mr x atau pengepul lainnya. Dan tersangka ini sudah bermain benur sekitar 1 tahunan. “Hasil penjualan benur itu, keuntungan yang diperoleh dengan menjual benur 10 ribu ekor senilai Rp100 juta,” paparnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *