Meski sebelumnya telah dilakukan mitigasi berupa normalisasi sungai dan peninggian Tanggul Penahan Tanah (TPT), banjir tetap terjadi. Untuk itu, pihak PSDA segera melaksanakan survei menyeluruh guna mengidentifikasi kerusakan dan menentukan formula penanganan pascabencana.
Sebagai langkah konkret, tahun ini UPTD PSDA Cisadea–Cibareno mengagendakan normalisasi sungai di beberapa titik untuk mengembalikan kapasitas tampung air. Lusie berharap ada sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai. “Risiko banjir bisa ditekan jika pemeliharaan sungai dilakukan bersama-sama,” tegasnya.(den/d)






