SUKABUMI — Seorang pemuda berinisial RE (20) Warga kampung Jalan Raya Citepus RT (03/04) Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, ditemukan tergantung. Selasa (18/10/2022).
Informasi diperoleh RadarSukabumi.com, korban pertama kali ditemukan tewas dengan gantung diri dibelakang rumahnya oleh orang tuanya sekitar pukul 05.00 WIB pagi hari dibelakang rumahnya.
Pantauan dilapangan adanya peristiwa itu membuat warga sekitar sempat heboh, sebelum akhirnya aparat kepolisian dari polsek Palabuhanratu dan polres Sukabumi melakukan pengecekan dan memasang garis polisi di lokasi penemuan korban gantung diri.
Terlihat, korban ditemukan gantung diri di batang pohon Jambu di belakang rumahnya yang tidak jauh dengan menggunakan tali dari sarung.
Driver ambulans siaga Desa Citepus, Usur Suryana mengatakan, setelah aparat kepolisian datang jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit Palabuhanratu untuk dilakukan penangan lebih lanjut.
Usur menjelaskan turut ikut mengawal jasad korban saat dibawa ke RSUD Palabuhanratu bersama dengan aparat kepolisian dan juga orang tua korban.
“Informasi dari orang tuanya kejadiaannya sekitar jam 5 pagi, anaknya sudah meninggal dunia dengan kondisi gantung diri,” ungkap Usur di Kamar Jenazah RSUD Palabuhanratu. Selasa, (18/10).
“Waktu itu kan saya sempat bertanya ke orang tuanya, katanya tidak ada masalah dengan orang tuanya, mungkin ada masalah pribadi hanya tidak terbuka kepada orang tuanya,” sambungnya.
Setelah itu, kata Usur jasad korban seusai dievakuasi diturunkan dari pohon Jambu selanjutnya dengan menggunakan mobil ambulan dan juga didampingi dari dokpol polres Sukabumi langsung dibawa ke rumah sakit Palabuhanratu.
“Langsung dibawa ke rumah sakit bareng dokpol nyusul tiga mobil, saya dari ambulans siaga Desa Citepus. Saya ke rumah sakit sama keluarganya didampingi karena keadaannya kurang begitu sehat, wajar sebagai orang tua ke anak,” ucapnya.
Hingga menjelang siang seusai dikakukan pemeriksaan terhadap jasad korban oleh petugas medis dan aparat kepolisian, jasad korban kembali dibawa pihak keluarganya untuk dimakamkan. (Cr2/d)






