“Semoga projek nasional ini menjadi daya ungkit ekonomi di daerah, Palabuhanratu sendiri mempunyai ikon yang baik, ini bisa meningkatkan investasi juga yang sejauh ini sangat minim, kita butuh investment untuk datang ke Kabupaten Sukabumi tentunya di dunia dunia pariwisata, kita punya keindahan alam dan anugerah dari Allah subhanahu wa ta’ala dan potensi ini harus digali sedemikian rupa untuk bisa nanti menggiring para investor,” bebernya.
Lebih lanjut Yudha mengatakan, untuk ruas jalan tol Jagoratu tersebur sudah ketahui bahwa nantinya akan mulai dari Cikidang masuk ke Warungkiara dan turun ke Palabuhanratu dengan melintasi lahan lahan yang di dominasi merupakan HGU dan juga perhutani.
“Itu ranahnya ada di pusat kami Kabupaten tidak punya hak untuk mengajukan Grand Desain perencanaan apapun, kami diberikan tugas untuk mempersiapkan landscape yang ada,” tuturnya.
“Memang konsepnya apabila ada lahan masyarakat yang terkena pembebasan, ini harus pembebasannya harus dibelinya jual untung, enggak jual rugi, jadi ini yang betul-betul sangat hati-hati,” tandasnya. (ndi/d)






