Pelaku Usaha Kecil di Sukabumi Makin Kejepit

Tukang Las
Salah satu pelaku usaha kecil Beni Panca Nugraha yang terkena dampak pandemi Covid-19 terpaksa harus alih profesi

SUKABUMI – Kondisi ekonomi membuat para pengusaha kalang kabut, terutama para pelaku usaha kecil menengah. Ditengah kondisi pandemi Covid-19, banyak dari mereka yang gulung tikar. Kondisi ini pun diperparah dengan penerapan kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Selain akses usaha yang semakin sulit, ditambah lagi dengan langkanya oksigen. Bagi pelaku usaha yang menggunakan tabung oksigen, jelas sangat terasa dampaknya. Seperti yang dirasakan Panca Nugraha (34), pemilik bengkel las di Jalan Raya Cangehgar Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Akibat susahnya mendapatkan isi tabung oksigen, usaha yang dirintis Panca bernar-benar terjun bebas. Omset yang diperolehnya turun hingga 70 persen bahkan dirinya terpaksa merumahkan dua orang karyawannya.

Saking sulitnya mencari kemana-mana isi oksigen, Panca nekat mencurahkan permasalahan tersebut di akun media sosial Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Panca mengaku sulitnya mendapatkan oksigen untuk digunakan las karbit atau asetilin itu, ia rasakan sudah dua pekan ini. Agen yang biasanya mengirimnya satu bulan sekali, sudah dua pekan ini mengaku tidak ada. Akibatnya, dia kehilangan konsumen dari mata pencaharian sehari-harinya itu.

“Sudah dua minggu ini kosong. Ke daerah-daerah lain termasuk ke Kota Sukabumi juga sama kosong. Jadi saya cuma bisa gigit jari ketika datang konsumen lalu balik lagi karena tidak ada las karbit yang menggunakan oksigen,” lirih Panca kepada Radar Sukabumi, Kamis (22/07).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *