“Nanti pelaku akan kita bawa ke dokter khusus yang menangani gangguan jiwa. Ini perlu dilakukan untuk mengetahui secara pasti soal psikologisnya.
Apakah, benar pelaku ini ODGJ atau hanya berpura-pura,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, digegerkan dengan penangkapan terduga ODGJ yang disinyalir menjadi pelaku penganiayaan terhadap seorang bocah yang masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI) di daerah setempat.
Dari informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, insiden yang terjadi sekira pukul 12.30 WIB itu, bermula saat NS pulang sekolah sendirian.
Namun, naasnya ketika tiba di lokasi kejadian tepatnya di Kampung Cienog secara tiba-tiba diserang orang tidak dikenal dan langsung mencekik leher korban.
Untungnya, korban berhasil menyelamatkan diri dan langsung pulang ke rumah menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya. (Den)






