“Dulu itu DP mencapai 30 persen, tapi kita kurangkan lagi menjadi 20 persen. untuk uang muka awal Rp 6.5 juta itu untuk semua, baik los maupun kios,” ungkapnya.
Dirinya pun memahami kondisi pedagang saat ini, makanya untuk uang muka bisa diangsur oleh pedagang. Nanti setelah berjalan berjualan bisa dilakukan pembayaran selanjutnya.
“Kios dan los sama hanya butuh uang awal segitu. Kalau sudah berdagangan, penjualannya bagus, baru dilakukan pembayaran lagi,” katanya.
Untuk harga secara keseluruhan itu bervariatif, tergantung lokasi yang diambil oleh pedagang.
Dan ada harga khusus untuk pedagang lama, harganya Rp. 20 juta, 30 juta permeter bahkan ada sampai 95 juta. “Ini untuk masa pakai selama 25 tahun, bukan hanya setahun,” jelasnya. (bal)






