BERITA UTAMA

Otak Atik Polisi Atasi Kemacetan di Sukabumi, Mulai dari One Way, Ganjil Genap Hingga Contra Flow 

×

Otak Atik Polisi Atasi Kemacetan di Sukabumi, Mulai dari One Way, Ganjil Genap Hingga Contra Flow 

Sebarkan artikel ini
MACET PANJANG : Kondisi Kemacetan di Jalur Utara Sukabumi pada saat mudik lebaran 2023 dan arus balik khususnya di Exit Tol Bocimi Seksi II Cigombong-Cibadak
MACET PANJANG : Kondisi Kemacetan di Jalur Utara Sukabumi pada saat mudik lebaran 2023 dan arus balik khususnya di Exit Tol Bocimi Seksi II Cigombong-Cibadak. (foto : ist/Ilustrasi)

SUKABUMI — Jelang mudik lebaran 2024, arus lalu lintas di Sukabumi dipastikan padat. Bagaimana tidak diwaktu hari biasa saat libur datang, kepadatan kendaraan cukup parah. Untuk itu perlu adanya otak atik polisi mengatasi kemacetan di masa mudik mendatang.

Pihak Kepolisian memperkirakan kemacetan akan meningkat pada masa mudik lebaran kali ini. Berbagai rencana penataan transportasi dan komitmen pemerintah menjadi kombinasi untuk mengurai masalah ini.

Bank bjb Tandamata

Berdasarkan berdasar informasi dari Kementerian Perhubungan bahwa kegiatan mudik diprediksi akan mengalami peningkatan yang sangat signifikan tahun 2024 ini, diprediksi ada sekitar 190 juta orang, hal tersebut akan berpengaruh juga di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Tentunya dengan besarnya jumlah angka pemudik ini, akan besar juga pengaruh nya ke wilayah Sukabumi, maka ada beberapa kebijakan yang akan kami terapkan mengatasi kemacetan arus lalulintas, dengan rekayasa,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro usai menggelar apel gabungan gelar pasukan operasi ketupat lodaya 2024.

Beberapa kebijakan yang akan diterapkan bersama, yakni pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan, kementerian PUPR dan Polri telah membuat keputusan dalam rekayasa lalulintas bisa menggunakan one way, ganjil genap, contra flow, deline system dan Buper Zone.

“Khusus untuk wilayah kabupaten Sukabumi akan menerapkan keputusan bersama, yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi lapangan di wilayah Kabupaten Sukabumi,” terangnya.