BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Oknum Pegawai Samsat Kota Sukabumi Tipu Wajib Pajak

×

Oknum Pegawai Samsat Kota Sukabumi Tipu Wajib Pajak

Sebarkan artikel ini
Oknum Pegawai Samsat Kota Sukabumi
Grafis Oknum Pegawai Samsat Kota Sukabumi

“Saya sudah beberapa kali laporan. Pertama ditolak karena kurang rekening koran. Akhirnya laporan lagi dan hanya didata saja, karena karena korbannya banyak. Jadi saya tidak mendapatkan bukti laporan polisi,” timpalnya.

Para korban meminta agar pelaku dapat bertanggungjawab dengan mengembalikan sejumlah uang atau menyelesaikan pembayaran pajak dan BBN kendaraan.

Bank bjb Tandamata

“Kami hanya minta pelaku mengembalikan milik saya dan teman lainnya. Tapi kalau misalnya uang tidak kembali, saya minta selesaikan pajak mapun BBN mobil yang sudah diajukan berkasnya,” pintanya.

Sementara itu, Kepala P3DW Kota Sukabumi, Iwan Juanda tidak membantah terkait adanya dugaan kasus penipuan tersebut. Bahkan, saat ini oknum pegawai yang melakukan tindakan tidak terpuji itu sudah dipecat secara tidak hormat.

“Ini musibah bersama keluarga besar Samsat. Karena sudah kecolongan walaupun kami mewanti-wanti dan antisipasi sejak dini. Kami masih mencari solusi termasuk mencari oknum yang bersangkutan. Statusnya sudah diberhentikan secara tidak hormat,” singkatnya. (bam)

Tertipu Program Pemutihan Pajak dan BBN Kendaraan

– Pada 22 November 2022, HH hendak mengurus pajak dan BBN mobil miliknya
– Saat itu, HH mendapat informasi dari RE pegawai P3DW Kota Sukabumi terkait program pemutihan
– HH dan RE akhirnya negosiasi soal harga hingga disepakati Rp5 juta
– RE menjanjikan, pengurusan pajak dan BBN RA bisa selesai satu bulan
– HH langsung memberikan berkas dan biayanya sesuai nominal yang sudah disepakati.
– Pembayarannya dilakukan dua kali yakni pertama ditransfer Rp4 juta dan ke dua Rp1 juta
– HH terakhir komunikasi dengan RE pada 27 Desember dan setelah itu sudah tidak dapat dihubungi
– Saat menanyakan soal tersebut ke Samsat, ternyata korban penipuannya mencapai 70 orang dengan kerugian ditaksir Rp500 juta
– Pada 31 Desember, HH membuat laporan terkait dugaan penipuan tersebut ke Polres Sukabumi Kota
– Namun hingga saat ini, kasus tersebut belum ada tindak lanjutnya