Nestapa Ipin Warga Desa Sekarwangi Sukabumi, Tinggal di Gubuk Reyot

Gubuk reyot ipin Sukabumi
Lokasi gubuk yang dijadikan tempat tinggal Ipin (26) warga Kampung Bantarmuncang, RT 01/RW 07, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak.

Sebatang Kara, Fisik Tak Sempurna dan Tak Punya Data Kependudukan

Sebatang kara tinggal di gubuk reyot. Ukurannya sangat kecil, hanya 2 x 2 meter. Terletak di belakang pabrik pembuatan tahu di Kampung Bantarmuncang RT 01/07, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak. Begitulah kehidupan pilu Ipin (26).

DENDI KOSWARA DIKUSUMAH, Cibadak

Bacaan Lainnya

UNTUK melanjutkan hidup, atau makan, pemuda tersebut harus memulung barang bekas dan limbah rumah tangga. Terkadang, Ipin mendapatkan makanan dari tetangganya.

Kepala Desa Sekarwangi, Abeng Baenuri mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan kepala kedusunan, Ketua RT hingga Ketua RW setempat untuk mengetahui kebenaran soal pemuda tersebut. Apakah warga Desa Sekarwangi, atau bukan.

“Iya, kita juga tidak tahu secara benar ya, apakah Ipin ini warga asli Desa Sekarwangi apa bukan. Sebab, sampai sekarang kami masih mencari data kependudukan lengkapnya,” kata Abeng kepada Radar Sukabumi, Selasa (12/07).
Abeng juga mengaku terkejut saat mendapatkan laporan soal Ipin. Hasil koordinasi dengan Ketua RT dan Ketua RW setempat, Ipin tidak mempunyai data kependudukan. Baik itu KTP maupun Kartu Keluarga (KK).

“Sekarang pemerintah desa sedang mencari data kependudukan lengkapnya terlebih dahulu. Namu, jika sudah dipastikan ia tiak mempunyai data kependudukan, maka saya akan membantu untuk membuatkannya.

Ini harus dilakukan karena akan kita tindak lanjuti ke beberapa dinas terkait untuk pengjuan bantuan tempat tinggal dan bantuan lainnya,” paparnya.

Sementara itu, Camat Cibadak, Lesto Rosadi kepada Radar Sukabumi mengatakan, setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung menginstruksikan petugasnya untuk segera bergegas melakukan monitoring ke lapangan.

“Setelah dilakukan monitoring ke lokasi, ternyata kondisi fi sik Ipin tidak sempurna, karena semenjak bayi ia telah mengalami kecelakaan sehingga tulang belakangnya bermasalah hingga bungkuk,” jelasnya.

Bukan hanya persoalan fisik, sambung Lesto, Ipin pun mengalami persoalan dalam hal mental atau psikisnya.

Hal tersebut, dapat dibuktikan sewaktu petugas Kecamatan Cibadak melakukan komunikasi dengan Ipin, pemuda teresebut tidak bisa diajak komunikasi sebagaimana mestinya.

“ Iya, i t u harus ada pendampingan psikisnya. Karena sewaktu diajak komunikasi atau ngobrol oleh petugas juga ia tidak nyambung,” pungkasnya. (Den/d)

Gubuk reyot ipin Sukabumi
Lokasi gubuk yang dijadikan tempat tinggal Ipin (26) warga Kampung Bantarmuncang, RT 01/RW 07, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak.

Pos terkait