“Sementara nelayan yang punya tani memilih bertani aja, kalau gak punya paling ngerapihin alat-alat, merapihkan perahu-perahu,” jelasnya.
Sejauh ini kata Asep JK para nelayn di Ujung Genteng tidak banyak melakukan protes terhadap kebijakan pemerintah yang menaikan harga BBM seperti Solar, Pertalite dan Pertamax.
Hanya saja, lanjut Asep JK bagi mereka para nelayan dengan naiknya harga BBM ada solusi dari pemerintah untuk nelayan. “Setidaknya ada konvensasi BBM untuk di sampaikan ke nelayan,” terangnya.
“Kalau harus demo kita normalkan lagi harga BBM, atau melawan Pemerintah gak bisa, tapi ya meraka mengharapkan setidaknya pemerintah itu ada perhatian ke kita sebagai nelayan,” imbuhnya. (Cr2/d)




