Hal senada juga dikatakan Seketaris MUI Kota Sukabumi, M Kusoy. Ia mengatakan, kemungkinan pelaksanaan Idul Fitri di tahun 2018 M /1439 H ini serentak. Dikarenakan hampir semua hitungan mengarah kepada hari yang sama.
“Dari perhitungan bulan Syaban kemarin, biasanya jika seperti itu maka Ramadan 29 hari dan Idul Fitri jatuh pada Jum’at. Meskipun demikian, kita tunggu keputusan MUI Pusat dan Pemerintah. Karena hingga saat ini, belum ada keputusan,” ujarnya saat dihubungi Radar Sukabumi, kemarin (11/6).
Ia menambahkan, jika sudah ada penentuan dari pemerintah dan ada kelompok yang berbeda dalam menentukan hari Idul Fitri, maka MUI akan melakukan tabayun. “Karena dalam beribadatan hilafiyah itu banyak, asalkan sesuai dengan Al-Qur’an dan hadist,” ungkapnya.
Sementara itu, Kusoy mengabarkan, keputusan hari apapun oleh pemerintah, sholat Idul Fitri bersama di Kota Sukabumi, seperti di tahun lalu yakni akan dilakukan di Lapang Merdeka. “Direncakan khotibnya nanti Ketua MUI Kota Sukabumi, Prof. Dedi Ismatullah dan bertindak sebagai imam, yaitu KH Ghozali. Beliau juga merupakan imam mesjid Agung Kota Sukabumi,” katanya.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat Kota Sukabumi, untuk melaksanakan sholat Idul Fitri, dengan waktu yang diputuskan pemerintah pada sidang Isbat nanti. “Mari kita laksanakan sholat Idul Fitri sesuai yang diputuskan pemerintah nanti,” pungkasnya.(cr17/ryl/t)





