BERITA UTAMA

Mudik Tahun Ini di Sukabumi Tidak Ribet

×

Mudik Tahun Ini di Sukabumi Tidak Ribet

Sebarkan artikel ini
Mudik Lebaran Sukabumi
Mudik Lebaran

SUKABUMI – Mudik lebaran tahun ini sudah tidak perlu lagi tes antigen atau PCR. Cukup dengan satu syarat utama saja, yakni telah divaksinasi lengkap atau booster.

“Untuk di Kabupaten Sukabumi pun sama. Warga jika hendak mudik lebaran maka harus divaksin booster sebagai syaratnya. Intinya, selain vaksinasi sudah lengkap dua kali, para pemudik itu harus sudah dibooster.

Bank bjb Tandamata

Pemberlakuan syarat vaksin booster ini merupakan instruksi dari pemerintah pusat,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Upaya dan Pembiayaan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi. Kepada Radar Sukabumi, Rabu (23/3).

Masykur mengungkap capaian vaksinasi di Kabupaten Sukabumi. Khusus booster baru 4,39 persen dari target sasaran 2.136.590 penduduk Kabupaten Sukabumi.

Artinya, 93.861 orang warga Kabupaten Sukabumi yang dapat melakukan perjalanan mudik lebaran tanpa syarat tes swab.

Data vaksinasi yang tercatat di Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi Selasa, 22 Maret 2022, dosis 1 baru teralisasi sebanyak 1.894.565 atau 88.67 persen. Sementara untuk dosis 2 baru 1.552.925 atau 72.68 persen.

“Semoga sebelum Idul Fitri 2022, kita targetkan vaksin booster itu harus sampai 30 persen minimalnya. Ini dilakukan untuk melengkapi kepercayaan diri kita, bahwa kita sudah membentuk kekebalan kelompok,” ujarnya.

Hasil dari evaluasi Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi dengan pemerintah pusat, bahwa Kabupaten Sukabumi sudah terbentuk kekebalan kelompok dampak dari pelaksanaan gebyar vaksinasi.

Dan, pemerintah berharap masyarakat Kabupaten Sukabumi tetap menaati protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

“Ini vaksinasi menjadi penting karena untuk kekebalan tubuh. Karena, komoditas itu kan salah satu faktor pentingnya adalah yaitu vaksinasi. Kemudian yang lansia akan terus didorong,” imbuhnya.

Disinggung mengenai target capaian vaksinasi jenis booster sebelum lebaran harus 30 persen, Masykur mengatakan Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi akan terus melakukan kerjasama dan koordinasi dengan Polri dan TNI di lapangan.

Bahkan, pemerintah desa hingga tingkat RT dan RW pun akan dilibatkan agar capaian vaksin booster segera terwujud.

“Jadi vaksinasi itu, bukan hanya dilakukan dan tugas dari Dinkes saja, tapi lintas sektor juga harus terlibat di dalamnya.

Bukan hanya itu, kita juga sedang melakukan pendataan agar vaksin booster itu tepat sasaran. Maka, sebelum pelaksanaanya akan dilakukan maping agar ada mikro planing yang jelas,” pungkasnya.

Lalu, bagaimana di Kota Sukabumi? Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, mencatat vaksin dosis tiga sudah mencapai 20,32 persen dari total target vaksin keseluruhan sebanyak 269.832.

Kepala Bidang P2P, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr Wahyu Hardiana menjelaskan, capaian vaksinasi untuk Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan dosis satu sebanyak 4.823, dosis dua 232.719 dosis dua dan 3.504 dosis tiga.

“Sedangkan, capaian vaksinasi untuk masyarakat rentan dan umum terdapat 186.071 dosis satu, 132.236 dosis dua dan 49.355 dosis tiga,” jelas Wahyu kepada Radar Sukabumi, Rabu (23/3).

Selain itu, capaian vaksinasi warga lanjut usia (Lansia) saat ini sudah mencapai 26.078 dosis satu, 20.663 dosis dua dan 4.820 dosis tiga.