BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Miris Warga Jampang Sukabumi Bergelantungan, Jembatang Gantung di Aliran Sungai Cikaso Rusak

×

Miris Warga Jampang Sukabumi Bergelantungan, Jembatang Gantung di Aliran Sungai Cikaso Rusak

Sebarkan artikel ini
Jembatan Gantung Sukabumi Rusak
Kondisi jembatan gantung menghubungkan Kecamatan Lengkong - Jampangtengah kabupaten Sukabumi rusak

Sementara itu Ruslan kadus IV Desa Neglasari mengatakan, kerusakan jembatan gantung tersebut terjadi sekitar bulan Juni dampak diterjang aliran sungai Cikaso tersebut yang meluap sehingga merusak jembatan dan menggantung sebelahvc

Menurut Ruslan berbagai upaya telah dilakukan jajaran pemerintah kedua desa, dengan berembug untuk memperbaiki kondisi jembatan gantung tersebut. Namun hingga kini belum terealisasi dan direncanakan akan dilakukan perbaikan di akhir Juli 2024.

Bank bjb Tandamata

“Kondisi jembatan ini kondisinya terjadinya di bulan Juni. Ini kurang lebih satu bulan, berbagai macam upaya mungkin dari pemerintah desa Neglasari dan desa bantarpanjang ditempuh untuk usulan usulan ditindak lanjuti,” jelasnya.

“Usulan dari desa sudah berembug dua desa, cuman disitu kami musyawarah pagu anggaran dua desa itu , cuman tahapan tahapan itu sudsh kami tempuh dan sedang diproses ini juga sudah masuk prioritas, sudah ke yayasan sehati dsn lainnya kami usulkan cuman jawabannya antara bulan akhir Juli atau agustus,” imbuhnya.

Ditegaskan Ruslan, warga sekitar banyak yang nyebrang kurang lebih jumlah kepala keluarga sekitar 60, mereka yang sering menyebrang mayoritas petani, 30 sampai 40 orang perhari, termasuk anak sekolah mulai Paud, MD, SD, SMP, SMK.

“Usia jembatan ini sudah 50 tahunan, lama jembatan gantung ini awalnya bambu, kurang lebih 2017 ini dibangunnya sama perkim waktu itu,” paparnya.

“Paling warga kalau mau muter jalan itu jalur rutenya Pabuaran ke Cimapag lebih jauh, perbedaannya 3 km atau 2 KM dibanding jalan nyebrang jembatang gantung ini,” tandasnya. (Ndi)