“Dari keterangan pengemudi, api menyambar dari bawah jok yang didudukinya setelah distater karena mesin mobilnya mati mendadak. Kemungkinan kebakaran akibat konsleting listrik,” tuturnya.
Menurut Taryono, kendati tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut namun kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta.
“Ya karena memang saat kejadian hanya seorang diri tidak membawa penumpang sehingga tidak ada korban jiwa hanya kerugian materi saja sekitar Rp 40 juta,” pungkasnya. (bam/d)






