Kenapa Harus Beralih ke TV Digital?
Indonesia termasuk negara tertinggal dalam proses digitalisasi penyiaran
-Negara-negara di kawasan Eropa, Afrika, Asia dan lainnya membuat keputusan pada 2015 untuk menuntaskan migrasi televisi dari analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO)
Teknologi analog memerlukan pita frekuensi sebesar 8 Mhz
-Dengan teknologi digital pita frekuensi sebesar itu bisa untuk memancarkan 5 siaran televisi
Frekuansi di 700 Mhz TV analog bisa ditata ulang
-Dari 328 Mhz yang digunakan TV Analog dapat dihemat menjadi 176 Mhz ketika sudah migrasi TV Digital. Sisa 112 Mhz dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain seperti internet 5G.
Perangkat Infrastruktur TV analog hanya bisa digunakan oleh 1 stasiun TV
-Ketika menggunakan digital, satu infrastruktur bisa digunakan sampai 13 stasiun TV
Kelebihan TV Digital
-Kualitas siaran yang lebih stabil dan tahan terhadap gangguan (interferensi, suara dan/atau gambar rusak, berbayang, dsb).
-Memungkinkan siaran dengan resolusi HDTV secara lebih efisien.
-Kemampuan penyiaran multichannel dan multiprogram dengan pemakaian kanal frekuensi yang lebih efisien.
-Kemampuan transmisi audio, video, serta data sekaligus.
Lima fakta soal ASO
-Konsep ASO Sama Seperti Siaran Sebelumnya
-Tak Perlu Ganti TV
-Pengadaan STB
-Siaran Simulcast
-Berhubungan dengan 5G






