Sementara itu, kejadian serupa juga terjadi di Kampung Cijati Babakan RT2/7 Desa/Kecamatan Cantayan, pada Sabtu, (30/12).
Pada kejadian tersebut, Aang (53) tewas di dalam sumur. Kejadian bermula ketika Aang tengah mengambil buah mangga namun korban tidak mengetahui terdapat sumur tua yang tertutup semak di sekitar pohon tersebut. Hingga akhirnya, korban terperosok ke dalam sumur.
“Sekitar pukul 18.30 WIB, team evakuasi tiba dilokasi dan berhasil menganggak korban sekitar pukul pukul 21.30 WIB. Namun sayang, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa,” tandasnya.
Hadi menghimbau, dengan adanya kejadian ini bisa menjadi pembelajaran untuk masyarakat. Apabila hendak beraktivtas di dalam sumur, agar bisa mengecek terlebih dulu sumur tersebut.
“Pengecekan bisa dilakukan secara manual misalnya dengan menggunakan lampu cempor. Apabila lampu setelah diturunkan ke dalam sumur tersebut tidak mati, berarti sumur aman. Tetapi kalau lampu tersebut mati, artinya terdapat gas beracun di dalam sumur,” pungkasnya. (bam/t)




