Menyentil, Pohon Pisang di Kertaraharja Sukabumi Jadi Rambu Lalu Lintas

Jalan Rusak Kertaraharja
Warga saat mengatur arus lalu lintas di badan jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di Jalan Raya Babakan - Cibatu, Kecamatan Cikembar.

SUKABUMI – Apa yang dilakukan Warga Kampung Babakan, RT 02/09, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi unik namun menyentil.

Mereka menanam pohon pisang di tengah jalan Jalan Raya Babakan – Cibatu yang terkenal rusak berlubang sebagai bentuk protes. Jalan tersebut kerap kali mengakibatkan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Bacaan Lainnya

Seorang warga Kampung Babakan, Desa Kertaraharja, Asep Rohendi (57) kepada Radar Sukabumi mengatakan, warga setempat berinisiatif melakukan aksi tersebut sebagai bentuk protes kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum agar segera memperbaiki jalan rusak berlubang itu. Pohon pisang tersebut juga seolah menjadi rambu lalu lintas agar pengendara berhati-hati saat melintas.

“Pohon pisang ini digunakan untuk memperingatkan para pengguna jalan agar tak terperosok ke lubang jalan. Sengaja ditanami pohon pisang supaya menjadi tanda dan pengendara hati-hati. Karena, lubangnya sangat dalam,” kata Asep kepada Radar Sukabumi pada Rabu (08/12).

Kondisi pohon pisang yang tertanam di badan jalan tersebut, sambung Asep, sudah berlangsung sekitar tiga pekan terakhir. “Jalan itu, berlubang karena gorong-gorong sepanjang empat meter dengan lebar satu meter, ambruk. Ini terjadi karena selain kualitas dan kuantitas bangunannya jelek, juga kerap dilintasi kendaraan bermuatan berat,” tandasnya.

Akibat amblesnya gorong-gorong jalan tersebut, ujar Asep, selain menghambat arus lalu lintas dari arah Panggeleseran – Babakan – Cibatu, maupun arah sebaliknya, juga kerap menyebabkan banjir.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *