Polresta Sukabumi Ciduk Dua Orang Transpuan, Kos-kosan Sarang Penjualan Obat Terlarang dan Prostitusi

Polres Sukabumi Kota
Dua pelaku pengedar obar berbahaya saat diamankan jajaran Satnarkoba Polres Sukabumi Kota di Mapolres Sukabumi Kota

CIKOLE— Peredaran obat terlarang di wilayah Kota Sukabumi ternyata masih marak terjadi. Bahkan peredaran obat terlarang tersebut kerap dilakukan di kos-kosan atau rumah kontrakan.

Seperti halnya yang ditangkap oleh Jajaran Satnarkoba Polres Sukabumi Kota pada Selasa (07/12) malam. Berhasil menciduk dua pelaku pengedar obat berbahaya dilokasi yang berbeda.

Bacaan Lainnya

Pelaku pertama, berinisial E diamankan di kos-kosan yang berada di Jalan Sriwedari Kelurahan Selabatu dan pelaku kedua, berinisial N di Jalan Siliwangi Gang H. Maksudi II RT 1/6 Kelurahan Kobonjati Kecamatan Cikole. Ternyata kedua pelaku tersebut beridentitas transpuan.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin menjelaskan, dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2021, Satnarkoba Polres Sukabumi Kota telah melakukan penegakan hukum terhadap dua pelaku penyalahgunaan obat berbahaya.

“Keduanya diamankan pada hari yang sama. E diamankan di TKP pertama, yakni di sebuah rumah kontrakan Jalan Sriwidari Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole. Sementara N diamankan di TKP kedua, yakni di sebuah rumah kontrakan Jalan Siliwangi Gang H Maksudi Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole,” jelas Zainal.

Dikatakan Zainal, berdasarkan penangkapan dan penggeledahan dari TKP pertama ditemukan 121 butir Hexymer dan 20 butir Dexamethasone. Di TKP kedua, poliso menemukan 80 butir Hexymer, 34 butir Dexamethasone dan 4 butir tramadol.

“Kemudian kami juga mengamankan dua unit handphone yang diduga digunakan untuk transaksi,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.